Masyarakat Minta Bantuan Pemberdayaan Ekonomi

Parlementaria70 Dilihat

Sangatta…Jika masyarakat Desa banyak meminta perbaikan infrastruktur, terutama jalan pada saat DPRD melakukan reses, namun permintaan seperti itu tidak  banyak terdengar di dalam Kota. Yang muncul adalah, permintaan bantuan beasiswa bagi anak-anak, serta permintaan bantuan pelatihan dan peralatan pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Seperti saat Davit Rante melakukan reses di Desa Singa Gembara. Dalam reses yang juga diikuti Wakil Ketua DPRD Kaltim Henry Pailan, serta Anggota DPR RI Budisatrio Djiwandono, muncul permintaan masyarakat agar diberikan bantuan pelatihan keterampilan seperti pelatihan menjahit, termasuk  mesin jahitnya.

“Kami mohon agar bapak-bapak, baik dari DPRD Kutim, Kaltim dengan DPR RI, memberikan bantuan pelatihan menjahit bagi ibu-ibu rumah tanggga di Kutim, termasuk mesin jahitnya. Sebab dengan keterampilan, serta keberadaan mesin jahit, ibu-ibu rumah tangga, khususnya di Desa Singa Gembara ini, mampu meningkatkan ekonomi rumah tangga,” pinta Mike Paimbonan.

“Bukan hanya itu, di Kutim ini juga banyak anak-anak yang  cerdas, namun tidak mampu dari segi ekonomi. Kami berharap agar juga diberikan bantuan beasiswa, agar bisa melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi,” lanjut Mike.

Menanggapi permintaan Mike, Budisatrio mengatakan, pihaknya siap memperjuangkan permintaan itu. Sebab selama dia menjadi anggota DPR RI, cukup banyak permintaan masyarakat, yang telah diakomodir, dibantu melalui dinas pertanian Kutim.

“Contoh, tahun ini saja,  melalui dana aspirasi kami, kami bantu beberapa kelompok tani berupa 23 hand traktor, 20 pompa air, traktor 4 roda, combine paska panen, sert bibit tanaman pangan dan berbagai bantuan lainnya. Yang penting ada kelompoknya, syarat dipenuhi, kami akan perjuangkan. Termasuk masalah beasiswa, itu kami berharap bisa bantu, karena di beberapa tempat, kami sudah bisa buktikan seperti di Bontang, itu bisa,” katanya.