
Porprov Korpri Kaltim 2026 Resmi Digelar di Kutim, 1.418 Atlet Perebutkan 782 Medali
Sangatta – Sebanyak 1.418 atlet dari 28 kontingen mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) IV Kalimantan Timur (Kaltim) 2026. Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga aparatur sipil negara (ASN) yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 8 November 2026.
Pembukaan kegiatan dipusatkan di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Minggu (1/11/2026) malam. Sebanyak 12 cabang olahraga (cabor) dipertandingkan dengan total 782 medali yang diperebutkan.
Dalam sambutannya, Ketua panitia sekaligus Ketua Badan Pembina Olahraga (Bapor) Korpri Kutim, Syahfur, mengatakan Porprov Korpri tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan olahraga ASN dan mempererat solidaritas antarkontingen.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun semangat sportivitas, kebersamaan, dan solidaritas di antara anggota Korpri. Selain itu, menjadi wadah untuk meningkatkan pembinaan serta prestasi olahraga ASN,” ujar Syahfur.
Berdasarkan data panitia, peserta terdiri dari 1.039 atlet putra dan 379 atlet putri. Mereka berasal dari instansi vertikal, perguruan tinggi, serta pemerintah kabupaten dan kota se-Kaltim.
Adapun 12 cabor yang dipertandingkan meliputi bola voli, tenis lapangan, tenis meja, bulu tangkis, futsal, catur, senam, atletik, bola basket, gateball, pickleball, dan panahan. Panitia menyiapkan 203 medali emas, 203 perak, dan 376 perunggu.
Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman menyampaikan kebanggaannya karena Kutim dipercaya menjadi tuan rumah Porprov Korpri Kaltim IV 2026. Dia berharap kegiatan tersebut tidak hanya melahirkan prestasi olahraga, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan solidaritas anggota Korpri.
“Merupakan kehormatan dan kebanggaan bagi Kabupaten Kutai Timur dipercaya menjadi tuan rumah Porprov ke-4 Korpri Kalimantan Timur tahun 2026,” kata Ardiansyah dalam sambutannya.
Dia juga mengingatkan seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga integritas selama pertandingan. Menurutnya, kemenangan bukan satu-satunya tujuan dalam kompetisi.
“Menang tentu menjadi kebanggaan, tetapi mampu bertanding dengan jujur, menjaga integritas, dan menerima hasil pertandingan dengan sikap sportif merupakan nilai yang jauh lebih penting untuk kita jaga bersama,” tegasnya.
Ardiansyah berharap ajang tersebut juga memberikan dampak ekonomi bagi Kutim, terutama melalui peningkatan aktivitas UMKM, perdagangan, dan sektor usaha lainnya.
Khusus kontingen Kutim, dia meminta para atlet memanfaatkan kesempatan sebagai tuan rumah untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
“Kita siap untuk menjadi juara, kita siap untuk memenangkan dan merebut kemenangan di Porprov yang ke-4 ini,” pungkasnya. (Caya/ADV/*)





