
Bupati Kutim Ingatkan ASN, Pelayanan Publik Tak Boleh Terganggu Selama Porprov Korpri
Sangatta – Bupati Kutai Timur (Kutim) mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang berlaga dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke-4 Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kalimantan Timur tahun 2026 agar tetap mengutamakan tugas kedinasan. Pengaturan tanggung jawab kerja dinilai wajib dilakukan agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu selama kompetisi berlangsung.
Pesan tersebut ditekankan Bupati Kutim saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan Porprov IV KORPRI Kaltim yang digelar di Lapangan Helipad Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Minggu (1/11/2026) malam.
Bupati menjelaskan bahwa perhelatan olahraga ini bukan semata-mata ajang memperebutkan medali atau menentukan juara. Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan sarana mempererat solidaritas antarpegawai se-Kalimantan Timur sekaligus membangun kebugaran jasmani ASN sebagai modal utama dalam menjalankan tugas pengabdian.
“Saya mengingatkan agar keikutsertaan aparatur sipil negara di dalam pertandingan ini diikuti dengan pengaturan tugas dan tanggung jawab dengan baik, sehingga pelayanan pemerintahan, administrasi, dan kebutuhan dasar masyarakat tetap berjalan secara optimal,” tegas Bupati Kutim.
Ia berharap semangat berolahraga ini tidak berhenti setelah Porprov berakhir, melainkan terus berlanjut menjadi kebiasaan dan budaya hidup sehat di lingkungan kerja masing-masing.
Kepada seluruh atlet, Bupati berpesan agar bertanding dengan sungguh-sungguh, mematuhi ketentuan pertandingan, serta menghormati keputusan wasit dan juri. Menurutnya, bertanding dengan jujur, menjaga integritas, dan menerima hasil pertandingan dengan sikap sportif memiliki nilai yang jauh lebih penting dibandingkan sekadar menjadikan kemenangan sebagai satu-satunya tujuan.
Kendati demikian, para peserta tetap didorong untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Pasalnya, kompetisi tingkat provinsi ini juga menjadi wadah pembinaan potensi olahraga pegawai di Kalimantan Timur.
“Jadikan Pekan Olahraga Provinsi ini sebagai ajang untuk memperluas pengalaman dan meningkatkan prestasi olahraga aparatur sipil negara Kalimantan Timur. Saya berharap dari kompetisi ini akan lahir atlet-atlet potensial yang nantinya mampu membawa nama baik daerah pada ajang olahraga KORPRI di tingkat nasional,” pungkasnya. (Caya/ADV/*)





