DPRD Kutim Gelar Makan Bersama Hasil Kurban, Jimmi: Ini Sejarah Baru

SANGATTA – Sekretariat DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar kegiatan silaturahmi dan makan siang bersama di Ruang Rapat Panel, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Sangatta, Selasa (2/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum bersejarah karena mengintegrasikan ibadah kurban dengan penguatan sinergi antar-elemen di lingkungan DPRD Kutim.

Ketua DPRD Kutim, Jimmi, ST., MT., mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia menyebut kegiatan makan bersama hasil ibadah kurban yang diikuti seluruh unsur, mulai dari pimpinan, anggota dewan, hingga seluruh staf ASN dan PPPK, merupakan kali pertama terjadi sejak berdirinya Kabupaten Kutai Timur.

“Ini adalah sejarah baru bagi Sekretariat DPRD Kutim. Sesuatu yang sangat positif karena dihadiri oleh seluruh unsur, baik pimpinan hingga staf,” ujar Jimmi dalam sambutannya.

Jimmi menekankan bahwa ibadah kurban harus dimaknai sebagai cermin keteladanan Nabi Ibrahim AS dalam hal ketaatan dan keikhlasan. Ia pun memberikan dukungan penuh terhadap usulan Sekretaris DPRD (Sekwan) untuk menjadikan kurban sebagai agenda rutin tahunan melalui sistem iuran sukarela.

“Iuran bulanan sangat bagus, namun saya tekankan tidak boleh ada unsur paksaan. Esensi kurban adalah keikhlasan,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Jimmi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran staf sekretariat atas dedikasi mereka dalam mendukung kinerja legislatif. Ia turut menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan selama menjalankan tugas kedewanan.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Kutim, Jainuddin, SE., MM., menjelaskan bahwa tahun ini pihaknya menyembelih dua ekor sapi. Selain dikonsumsi bersama untuk mempererat silaturahmi, daging kurban juga telah disalurkan kepada sejumlah panti asuhan dan tiga pondok pesantren di Sangatta.

“Kegiatan ini diharapkan mampu membangun keakraban dan sinergi yang lebih kuat di lingkungan kerja. Harapan kami, performa kerja DPRD Kutim ke depan bisa lebih optimal,” kata Jainuddin.

Untuk menjamin keberlanjutan program kurban tahun depan, pihak sekretariat membuka pintu bagi anggota dewan maupun staf yang ingin berpartisipasi melalui mekanisme menabung secara rutin.

“Kami mengajak teman-teman menyisihkan minimal Rp100 ribu per bulan. Kami sangat terbuka jika anggota dewan ingin bergabung, agar kedepannya pelaksanaan kurban bisa lebih besar dan jangkauan sosialnya lebih luas,” pungkasnya.(*)