
Sekda Sunggono Buka Expo Merah Putih Sangasanga 2026, Perkuat Fondasi Ekonomi Kreatif Kukar
SANGASANGA – Semangat peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Sangasanga ke-79 tahun 2026 semakin meriah dengan dibukanya Gelar UMKM dan Expo Merah Putih Sangasanga. Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, meresmikan langsung ajang pameran tersebut di Lapangan Merah Putih Sangasanga, Senin (26/1/2026) sore.
Kemeriahan pembukaan diawali dengan suguhan Tari Selamat Datang, Tari Jepen Pesisir, serta penampilan atraktif Drumband dari TK Negeri 01 Sangasanga yang mengundang apresiasi dari para tamu undangan.
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Sunggono didampingi Istri Wakil Bupati Kukar, Fety Puja Amalia Rendi Solihin, secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada para janda veteran pejuang Merah Putih Sangasanga sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan.
Ketua Panitia Pelaksana yang juga Camat Sangasanga, Dachriansyah, melaporkan bahwa Expo tahun ini diikuti oleh 150 stan. Peserta terdiri dari pelaku UMKM lokal, perusahaan, hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar.
“Terima kasih kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini. Kami berharap ke depan partisipasi OPD dapat lebih ditingkatkan lagi untuk mendukung keberhasilan acara tahunan ini,” ujar Dachriansyah.
Membacakan sambutan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri, Sekda Sunggono menekankan bahwa event ini merupakan langkah strategis dalam mempromosikan produk unggulan UMKM daerah. Menurutnya, expo ini menjadi ajang bagi para wirausahawan untuk saling belajar dan memperkuat jaringan pemasaran.
“Event ini penting untuk mengangkat kembali produk tradisional khas Kukar agar tetap eksis di tengah gempuran produk kekinian. Ini adalah bagian dari strategi transformasi ekonomi kita, dari sumber daya tak terbarukan menuju ekonomi terbarukan melalui ekonomi kreatif dan pariwisata,” jelas Sunggono.
Pemkab Kukar di bawah kepemimpinan Bupati Aulia Rahman Basri dan Wabup Rendi Solihin telah menetapkan visi “Kutai Kartanegara Idaman Terbaik” (Inovatif, Daya Saing, Mandiri, Terbukti, Berprestasi, dan Kerja Nyata) untuk periode 2025-2030. Visi ini diperkuat dengan 17 Program Dedikasi sebagai motor penggerak pembangunan.
“Harapannya, UMKM kita memiliki daya saing tinggi dengan daerah lain, sehingga pada akhirnya mampu meningkatkan omzet dan kesejahteraan pelaku usaha di Kutai Kartanegara,” pungkas Sunggono. (*)






