
Ingatkan Dinas PUPR, Aidil Fitri : Jangan Pilih Kontraktor “Modal Kolor” Untuk Proyek MYC
SANGATTA – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Aidil Fitri, mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terkait lelang proyek Multi Year Contract (MYC) pada Tahun 2026 mendatang agar lebih selektif dan tidak memenangkan kontraktor yang tidak memiliki modal kuat atau yang ia istilahkan sebagai “modal kolor”.
Peringatan ini disampaikan Aidil menyusul adanya tiga usulan proyek strategis tahun jamak di Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kecamatan Telen, Kongbeng, dan Muara Wahau untuk tahun anggaran 2026–2027 mendatang.
Aidil menegaskan, seleksi ketat diperlukan agar preseden buruk di masa lalu tidak terulang. Ia mencontohkan proyek di Kecamatan Kongbeng pada periode sebelumnya yang menyisakan utang hingga Rp1,7 miliar kepada pihak ketiga yang hingga kini belum terbayar. Selain itu, pekerjaan jalan di Batu Redi juga mangkrak dan hanya terealisasi sekitar 2 kilometer karena kontraktor kehabisan modal.
“Jangan kontraktor yang datang hanya bawa kolor, tapi pakai kontraktor yang datang bawa uang. Kalau perlu, cek rekeningnya, apakah memang ada dananya atau tidak. Ini harus masuk persyaratan pemenang tender,” tegas Aidil kepada awak media.
Ia menyarankan, jika tidak ada kontraktor luar yang bonafide, lebih baik memberdayakan pengusaha lokal yang memiliki kapital jelas dari hasil perkebunan.
Adapun tiga proyek MYC yang diperjuangkan oleh legislator Dapil IV tersebut adalah:
- Pembangunan Jembatan Muara Haloq – Long Melah: Estimasi nilai Rp36 miliar.
- Rekonstruksi Jalan Simpang Batu Redi – Desa Muara Pantun: Estimasi nilai Rp70 miliar.
- Penyelesaian Jembatan Telen.
Meskipun APBD Kutim mengalami penurunan, Aidil tetap optimistis proyek ini dapat rampung pada 2027.
“Kami berharap jika semua proyek ini selesai tahun 2027, maka tiga kecamatan di Dapil IV akan terhubung sepenuhnya. Khususnya Jembatan Muara Haloq, jika rampung, delapan desa akan terhubung dengan baik,” pungkasnya. (Caya/ADV)






