PWI Kutim Gelar Lomba “Merdeka Bersama PWI,” Ajang Rayakan Kemerdekaan dan Persiapan Porwada

Sangatta– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Timur ikut merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dengan semangat nasionalisme tinggi. Mengusung tema “Merdeka Bersama PWI,” mereka mengadakan berbagai lomba internal di sekretariat PWI sejak Minggu (16/10/2025) hingga Selasa (18/10/2025).

Acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan kemerdekaan, tetapi juga momen kebersamaan dan persiapan bagi para wartawan untuk menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Daerah (Porwada) di Bontang pada Oktober mendatang.

Berbagai lomba yang digelar menambah kemeriahan perayaan HUT RI. Sorak-sorai dan tawa riang terdengar dari arena tenis meja, sementara di sudut lain, para peserta menunjukkan keahlian mereka dalam lomba e-sports yang kompetitif.

Lomba jurnalis juga menjadi salah satu yang paling menarik, menguji ketajaman berpikir dan kemampuan anggota dalam menyajikan informasi melalui karya tulis.

Suasana kebersamaan semakin terasa di meja domino dan catur. Para peserta terlihat serius menyusun strategi, namun juga diselingi tawa saat ada kesalahan langkah. Momen-momen ini menjadi pelepas penat dari rutinitas kerja sehari-hari, mempererat tali persaudaraan sesama jurnalis.

Ketua PWI Kutim, Wardi, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan ini memiliki dua makna penting. “Lomba ini adalah bentuk semangat kita dalam merayakan kemerdekaan, sekaligus latihan untuk mempersiapkan diri menghadapi Porwada nanti,” ujar Wardi.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa makna kemerdekaan bagi seorang jurnalis tidak hanya sebatas mengenang sejarah. “Kita sebagai wartawan harus merdeka berpikir, berpendapat, dan berekspresi. Namun, dalam kebebasan itu, kita wajib menjunjung tinggi kode etik jurnalistik,” tegasnya.

Menurutnya, di usia 80 tahun Indonesia merdeka, tantangan informasi semakin kompleks, menuntut wartawan untuk terus menjadi penjaga kebenaran di tengah derasnya arus hoaks.

Sementara itu, Ketua Panitia Yusuf menyampaikan bahwa lomba ini lebih dari sekadar ajang memperebutkan hadiah. “Jangan lihat seberapa besar hadiahnya. Kolaborasi adalah kunci ‘Merdeka Bersama PWI’,” tutupnya. (Habibi/*)