Bupati Kutim Apresiasi Bazar UMKM Long Mesangat, Dorong Masuk Pasar Nasional

Long Mesangat – Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman mengapresiasi gelaran Bazar Promosi UMKM di Kecamatan Long Mesangat yang telah memasuki titik ke-13. Ia berharap kegiatan ini dapat mendorong pelaku UMKM untuk menembus pasar nasional dan global.

Dalam sambutannya, Ardiansyah mengatakan bahwa bazar tersebut merupakan salah satu upaya Pemkab Kutim untuk meningkatkan perekonomian masyarakat. Ia juga mendorong pelaku UMKM untuk memanfaatkan teknologi untuk memasarkan produknya.

“Saya harap ada muncul produk khas dari Long Mesangat ini. Sebelumnya di Expo UMKM yang digelar di Bali, sebanyak 11 produk Kutim mendapatkan apresiasi bagus karena diminati oleh pelaku regional hingga internasional. Produk itu seperti gula merah cair dan juga amplang batu bara,” ujar Ardiansyah Rabu (6/9/2023)

Senada, Kepala Diskop dan UMKM Kutim Darsafani mengutarakan jika adanya bazar selama 5 hari ini dapat menumbuhkembangkan perekonomian di masyarakat khususnya warga Long Mesangat.

“Kegiatan titik ke-13 ini istimewa, karena peserta Bazar Promosi UMKM yang ikut, sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan UMKM. Dimana yang kita lakukan, seperti pengemasan produk yang menarik dan bagaimana meningkatkan SDM UMKM dan pengurus koperasi,” bebernya.

Selanjutnya, dalam pelatihan UMKM dan koperasi yang sudah digelar untuk di anggaran murni ada 34 pelatihan dan selanjutnya di anggaran perubahan ada 5 pelatihan.

“Jadi totalnya ada 39 pelatihan yang digelar, dirincikan 10 pelatihan berfokus pada kelembagaan, 10 untuk peningkatan SDM UMKM dan koperasi serta 19 untuk koperasi,” jelasnya.

Ia menambahkan di negara maju, SDM yang perlu ditingkatkan. Diskop dan UMKM berupaya mempromosikan titik ke-13 ini.

“Hasilnya nanti ada produk yang bagus dan bisa dibawa untuk dipamerkan di Jakarta dan Yogyakarta. Untuk diketahui, 20 UMKM kita sudah masuk e-katalog jadi bisa belanja lewat online,” urainya.

Kemudian, pihaknya sudah mendorong untuk Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI).

“Kini sudah ada 7 produk UMKM Kutim telah direkomendasikan ke Kemenkumham Kaltim seperti di antaranya aren melambai, beras lokal payau dan arit lepo batik. Semua terus didorong pelaku UMKM mendapatkan HAKI jadi kita terus mendorong UMKM di hak-haknya produksi olahannya berjalan dengan sempurna dan baik. Tahun depan kita terus meningkatkan UMKM dengan kolaborasi dengan koperasi,” terangnya.

Senada, Camat Long Mesangat Rafichin bersyukur daerahnya menjadi lokasi titik ke-13 gelaran Bazar Promosi UMKM Kutim.

“Alhamdulillah kita mendapatkan bagian dari kegiatan untuk ruang berkarya dan berkreasi menampilkan produl UMKM khususnya Long Mesangat. Semoga acara ini menimbulkan semangat dan gairah mengembangkan UMKM Long Mesangat, karena dari 7 desa semua berpartisipasi dalam kegiatan ini,” singkatnya. (*/ADV)