Sebanyak 1.600 Ekor Hewan Kurban di Sangatta Dinyatakan Sehat dan Aman Kurban

Sangatta. Lima hari menjelang pelaksanaan hari raya Idul Adha atau Idul Qurban, sebanyak lebih kurang 1.600 hewan ternak yang terdiri dari 900 ekor sapi dan 700 ekor kambing di wilayah Sangatta, dinyatakan sehat dan aman untuk dijadikan hewan kurban. Pemberian label sehat ini diberikan setelah tim pemeriksaan kesehatan yang diterjunkan Dinas Pertanian Kutai Timur, turun langsung memeriksa ribuan ekor hewan kurban yang tersebar di beberapa tempat penjualan hewan kurban di kota Sangatta dan sekitarnya. Demikian diungkapkan Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmasvet) Distan Kutim, dokter hewan Cut Meutya, saat ditemui wartawan, siang tadi, di Rumah Potong Hewan (RPH) Batota, Sangatta.

Menurut Cut Meutya pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap lebih kurang 1.600 ekor hewan ternak yang diperjualbelikan sebagai hewan kurban di beberapa tempat penjualan ternak di Sangatta dan sekitarnya. Hasilnya, hewan ternak yang diperjual belikan tersebut dinyatakan sehat dan aman untuk dijadikan hewan kurban.

Pihaknya juga memberikan label sehat kepada setiap hewan yang sudah di yatakan sehat, agar memudahkan masyarakat selaku pembeli hewan kurban untuk mengetahui bahwa hewan sapi atau kambingĀ  yang mereka beli untuk dikurbankan benar-benar sehat dan aman.

Lanjut Meutya, pemeriksaan lebih kepada melihat kondisi dan ciri-ciri fisik luar hewan. Seperti pemeriksaan pada mata, hidung, bulu dan kuku hewan. Jika hewan terjangkit penyakit atau cacingan, maka dengan mudah terdeteksi dari pemeriksaan fisik secara langsung. Dirinya pun menghimbau kepada masyarakat, untuk membeli hewan kurban yang sudah memiliki label sehat dari Distan Kutim. Sehingga tidak ada keraguan atas hewan yang akan dikurbankan nantinya.