Final Sepak Bola Kutim vs Kukar dan Penutupan Porprov VI Kaltim 2018, Pengamanan Diperketat

Olahraga, Sepakbola165 Dilihat

Sangatta. Jelang pelaksanaan final sepak bola antara Kutai Timur melawan Kutai Kartanegara di Stadion Utama Kudungga Sangatta pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Kaltim 2018, Rabu (12/12) sore, jajaran Polres Kutim telah menyiapkan sejumlah skenario pengamanan serta rekayasa lalu lintas.  Hal ini disampaikan langsung Kapores Kutim, AKBP Teddy Ristiawan, dalam jumpa pers yang digelar di Media Center PB Porprov VI Kaltim 2018, pagi tadi.

Dikatakan, Polres Kutim telah menyiapkan skenario pengamanan serta rekayasa lalu lintas dalam mengahadapi final sepak bola antara Kutim dan Kukar. Selain itu, skenario pengamanan ini juga dilakukan karena usai pelaksanaan final sepak bola, langsung menyambung dengan rangkaian penutupan Porprov VI Kaltim 2018, yang juga dilaksanakan di Stadion Kudungga Sangatta.

Lanjut Teddy, kepada masyarakat yang berniat menonton final sepak bola dan sekaligus ingin menyaksikan acara penutupan Porprov Kaltim 2018, dirinya menghimbau untuk tidak membawa kendaraan pribadi atau cukup menumpang kendaraan rekannya. Sehingga mengurangi kepadatan area parkir stadion Kudungga yang terbatas. Hal ini menyikapi pengalaman pada saat acara pembukaan Porprov VI Kaltim 2018 lalu, akibat membludaknya kendaraan pribadi masyarakat, menyebabkan antrian dan parkir kendaraan hingga puluhan kilometer.

Selain itu, dirinya juga meminta kepada masyarakat yang akan menyaksikan final gala sepak bola antara Kutim dan Kukar, untuk tidak membawa minuman dalam kemasan botol. Jika ada masyarakat yang membawa minuman dalam kemasan botol, maka pihak keamanan akan mengganti botol wadah minuman dengan kantung plastik. Hal ini untuk menjaga agar tidak ada penyalahgunaan wadah botol, jika ada penonton atau supporter yang merasa kecewa.

Lebih jauh Kapolres Teddy mengatakan, jika dalam melakukan pengamanan final sepak bola dan penutupan Porprov Kaltim 2018, personil gabungan yang diturunkan sekitar 450 orang, dari Polri, TNI dan Satpol PP. Selain itu, pengamanan juga di backup dari BKO Polda Kaltim. Pemeriksaan badan dan barang bawaan penonton juga dilakukan di pintu-pintu masuk stadion.