
Lebaran Penuh Makna, Kapolres Kutim Perkuat Soliditas dan Loyalitas Polri dalam Silaturahmi di Kediaman Kapolda dan Wakapolda Kaltim
Balikpapan – Momentum Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dimanfaatkan Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, untuk mempererat tali silaturahmi dengan jajaran pimpinan Polda Kalimantan Timur. Pada Sabtu (21/3/2026), Kapolres Kutim melaksanakan kunjungan ke kediaman Kapolda Kaltim dan Wakapolda Kaltim dalam suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan.
Kegiatan silaturahmi ini menjadi bagian dari tradisi Lebaran yang sarat makna, di mana seluruh elemen Polri saling berkunjung, mempererat hubungan, serta saling memaafkan. Tidak hanya antar pimpinan dan anggota Polri, momen ini juga menjadi wujud kedekatan Polri dengan masyarakat dalam suasana Hari Raya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menyampaikan bahwa silaturahmi Lebaran merupakan momentum penting untuk memperkuat soliditas dan loyalitas di tubuh Polri.
“Momentum Idul Fitri ini kita manfaatkan untuk mempererat silaturahmi, baik antara pimpinan dengan anggota maupun sesama anggota Polri. Ini juga menjadi ajang untuk saling memaafkan dan memperkuat kebersamaan dalam pelaksanaan tugas ke depan,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Ia menambahkan, hubungan yang harmonis antara jajaran Polri, mulai dari tingkat Polda hingga Polres, sangat penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan terjalinnya komunikasi dan silaturahmi yang baik, diharapkan soliditas Polri semakin kuat, sehingga kami dapat terus memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat secara maksimal,” tambahnya.
Suasana penuh keakraban tampak dalam kegiatan tersebut, di mana para pejabat dan anggota Polri saling berinteraksi dalam nuansa kekeluargaan khas Lebaran. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan komitmen Polri dalam menjaga nilai-nilai kebersamaan, persatuan, dan sinergitas di lingkungan internal maupun dengan masyarakat.
Melalui momen Idul Fitri ini, diharapkan semangat kebersamaan dan solidaritas yang terbangun dapat terus terjaga, sehingga Polri semakin profesional, humanis, dan dipercaya oleh masyarakat. (*)






