
Wabup Mahyunadi Jamin Stok Gas LPG di Sangatta Melimpah Jelang Idul Fitri 1447 H
SANGATTA – Kebutuhan gas elpiji (LPG) biasanya melonjak tajam menjelang hari raya. Guna memastikan masyarakat tidak kesulitan mendapatkan gas untuk memasak, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama jajaran TNI-Polri menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah agen dan pangkalan LPG di Sangatta, Jumat (13/3/2026).
Langkah proaktif dalam rangka pengendalian inflasi menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Fitri 1447 H ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. Turut mendampingi secara melekat, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto, perwakilan Kodim 0909/KTM Kapten Inf Mardan, dan perwakilan Danlanal Sangatta Kapten Laut Hartono.
Sinergi aparat keamanan dan pemerintah daerah yang melibatkan sekitar 30 personel gabungan ini menyusuri beberapa titik distribusi utama. Rute peninjauan diawali di Agen Gas LPG Non Subsidi PT. Bustani Bersaudara di Jl. Pendidikan. Tim kemudian bergerak menuju Outlet LPG Non Subsidi Hj. A. Muliati, hingga mengecek langsung ke Agen LPG Resmi PT Haedir Ismail Bersaudara di kawasan Jl. Yos Sudarso I.
Wakil Bupati Kutim, Mahyunadi, memastikan hasil dari penyusuran ke beberapa distributor menunjukkan kondisi yang sangat positif. Tidak ada tanda-tanda kelangkaan di lapangan.
“Dari pantauan kita pagi ini di beberapa agen dan distributor, ketersediaan gas elpiji terpantau sangat aman dan mencukupi. Harganya pun stabil sesuai ketentuan, tidak ada kenaikan yang memberatkan jelang Idul Fitri 1447 H,” ungkap Mahyunadi.
Wabup juga memberikan pesan menenangkan bagi warga. “Ibu-ibu dan masyarakat Kutai Timur tidak perlu panik atau khawatir akan kehabisan gas untuk kebutuhan memasak di hari raya nanti. Stok kita dijamin aman oleh para distributor,” tambahnya.
Sementara itu, dari sisi keamanan dan penegakan hukum, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto menegaskan bahwa kehadiran TNI-Polri dalam kegiatan ini adalah untuk menutup celah kecurangan yang kerap terjadi di momen hari besar.
“Sinergi jajaran Polres bersama rekan-rekan TNI dari Kodim dan Lanal, serta instansi terkait hari ini adalah untuk mengawal kelancaran distribusi barang ke masyarakat. Tujuan utamanya adalah mencegah praktik-praktik curang, seperti penimbunan,” tegas AKBP Fauzan.
Kapolres memberikan peringatan keras kepada seluruh agen maupun pengecer agar tidak bermain-main dengan pasokan gas di tengah tingginya kebutuhan masyarakat. “Kami ingatkan, jangan ada oknum yang coba-coba menimbun gas elpiji demi keuntungan sepihak. Jika dari hasil pengawasan ke depan kami temukan ada indikasi penimbunan yang sengaja memicu kelangkaan, TNI-Polri siap menindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.






