Bupati Kutim Dorong Pembangunan Jalan Rantau Pulung-Muara Bengkal, di Selesaikan dalam Tiga Tahun

Gambar Ilustrasi

 

 

MUARA BENGKAL – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menjadikan tantangan keterbatasan anggaran sebagai momentum untuk memacu pembangunan infrastruktur, terutama di wilayah Muara Bengkal. Ia secara khusus menyoroti kondisi jalan di sana yang menjadi prioritas utamanya.

 

“Untuk jalan, saya sudah perintahkan Dinas Pekerjaan Umum (PU), Bappeda, dan Sekretaris Daerah (Sekda) agar ruas jalan Rantau Pulung menuju Benua Baru, Muara Bengkal, hingga rumah sakit harus diselesaikan dalam waktu 3 tahun,” tegas Ardiansyah saat memberikan sambutan usai melantik Anggota BPD Desa Benua Baru di Gedung BPU, Rabu (27/8/2025).

 

Menurutnya, penyelesaian ruas jalan ini sangat krusial karena merupakan jalur yang sering dilewati. Ia menargetkan pembangunan ini dapat dimulai pada tahun 2026 dan rampung pada tahun 2028. Untuk merealisasikannya, pemerintah daerah akan fokus pada pembangunan infrastruktur melalui skema multiyears.

 

“Untuk skema multiyears, saya sudah membuat SK dan memastikan ada pendampingan yang ketat dalam setiap prosesnya,” ujarnya. “Kita akan fokus pada infrastruktur.”

 

Langkah ini diambil sebagai respons atas kebutuhan mendesak masyarakat akan infrastruktur yang layak. Dengan kondisi jalan yang baik, diharapkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat meningkat, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di Muara Bengkal dan sekitarnya.

 

Pemerintah Kabupaten Kutim berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur di seluruh wilayahnya, dengan memprioritaskan anggaran pada proyek-proyek yang memiliki dampak signifikan bagi masyarakat. Meskipun menghadapi tantangan anggaran, Bupati Ardiansyah tetap optimis bahwa pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Ia mengajak seluruh pihak untuk mendukung dan mengawasi jalannya pembangunan agar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. (*)