52 Personel Berprestasi Polres Kutim Dapat Penghargaan 

Sangatta – Kapolres Kutai Timur (Kutim) AKBP Aryansyah, memberikan penghargaan kepada 52 personel Polres Kutai Timur yang dinilai berprestasi dan memiliki dedikasi tinggi dalam pelaksanaan tugas. Penghargaan tersebut diberikan dalam upacara di Mako Polres Kutim, Rabu (26/8/2026).

Upacara tersebut dipimpin langsung Kapolres Kutim dan dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Kutim Ny. Chintya Aryansyah, Waka Polres Kutim Kompol Ahmad Abdullah, para pejabat utama, anggota Polres Kutim, pengurus Bhayangkari serta personel penerima penghargaan.

Penghargaan diberikan kepada personel atas berbagai capaian dan kontribusi dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Di antaranya prestasi pada Kapolri Cup menembak, keberhasilan mendukung program ketahanan pangan, pengungkapan kasus pencurian hewan ternak dan pencurian sepeda motor, pelayanan kepada masyarakat, serta dedikasi sebagai operator pelayanan masyarakat.

Kapolres Kutai Timur AKBP Aryansyah mengatakan, penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian pimpinan sekaligus apresiasi atas prestasi personel dalam menjalankan tugas.

“Upacara pemberian penghargaan ini tidak hanya semata-mata diberikan begitu saja, namun hal ini merupakan wujud perhatian dari pimpinan atas prestasi kepada personel dalam pelaksanaan tugas,” ujar AKBP Aryansyah.

Ia menyampaikan apresiasi kepada 52 personel yang telah menunjukkan kinerja luar biasa dan memberikan kontribusi positif bagi institusi maupun masyarakat.

“Saya ucapkan terima kasih dan selamat kepada personel yang berprestasi. Tingkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan penuh semangat, profesional dan amanah karena kita tulus melayani masyarakat,” tegasnya.

Dalam amanatnya, AKBP Aryansyah juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh personel Polres Kutim atas dedikasi dan solidaritas dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Menurutnya, berbagai gangguan kamtibmas maupun penanganan kasus-kasus berdimensi strategis dapat dilakukan dengan baik sehingga situasi kamtibmas di Kutai Timur tetap kondusif dan mendukung aktivitas pembangunan masyarakat.

Ia juga mengingatkan personel untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi musim kemarau dan meningkatnya titik panas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Meskipun saat ini musim kemarau dan titik panas karhutla mulai meningkat, kita harus tetap semangat dan berjuang keras untuk memadamkannya,” katanya. (*)