
Antisipasi Inflasi saat Dapur MBG Beroperasi, Fraksi PKS Kutim Dorong Produktivitas Lokal
SANGATTA, – Ketua Fraksi PKS DPRD Kutai Timur Akbar Tanjung mendorong penguatan produktivitas petani, peternak, dan UMKM lokal agar tidak terjadi inflasi bahan pokok ketika seluruh dapur Makan Bergizi Gratis MBG di desa-desa operasional.“Kami akan mendorong petani, peternak dan UMKM untuk lebih produktif untuk menyambut MBG di desa-desa operasional,” ujar Akbar Tanjung.
Dengan skema ini, program MBG di Kutai Timur diharapkan berjalan 2 arah: siswa dapat gizi seimbang, sementara ekonomi petani, peternak dan UMKM lokal Kutim tumbuh.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim Marhadin menambahkan, pihaknya akan melakukan pemetaan UMKM di seluruh Kutai Timur. Hasil pemetaan ini akan dibangun sinerginya dengan pihak SPPG dan mitra di masing-masing dapur MBG.
“Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kutim akan melakukan pemetaan UMKM yang ada di Kutai Timur untuk membangun sinergi dengan pihak SPPG dan mitra di masing-masing dapur guna hadir berkontribusi memenuhi bahan baku dapur MBG,” ujar Marhadin.
Ketua APPMBGI Kutim Habibi menegaskan program MBG wajib sukses dengan melibatkan seluruh pelaku UMKM yang tersebar di 18 kecamatan.“Program Makan Bergizi Gratis wajib sukses di Kutai Timur dengan melibatkan seluruh pelaku UMKM yang tersebar di 18 kecamatan.
Program ini bukan hanya untuk gizi siswa, tapi juga untuk pemberdayaan petani, peternak dan UMKM yang ada di Kutai Timur,” ujar Habibi.
Lebih lanjut Habibi menjelaskan, kurang lebih 100 dapur MBG yang tersebar di 18 kecamatan akan disinkronkan dengan pelaku UMKM lokal. Skema ini dijalankan melalui sinergi APPMBGI dengan Dinas Koperasi dan UMKM Kutim. (Rilis/*)






