
Anggota DPRD Kutim Pertanyakan Data Kehadiran dan Kinerja Rekan Sejawat
Sangatta – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Hasbulloh, menyoroti kedisiplinan dan kinerja anggota dewan dalam menjalankan tugas. Sorotan ini disampaikan dalam rapat paripurna ke-XXXVI di ruang sidang pada Kamis (15/5/2025).
Hasbulloh menekankan urgensi keseriusan seluruh anggota DPRD dalam melaksanakan tugas, terutama saat menghadiri rapat dan menjalankan kegiatan perorangan lainnya. Ia berharap pimpinan DPRD dapat lebih aktif melakukan pendekatan konstitusional kepada para anggota guna meningkatkan tingkat kehadiran dan partisipasi dalam setiap kegiatan dewan.
“Saya sangat berharap pimpinan DPRD dapat melakukan pendekatan konstitusi kepada rekan-rekan anggota, sehingga setiap kegiatan DPR dapat menunjukkan keaktifan seluruh anggota atau setidaknya sebagian besar anggota dapat aktif melaksanakan tugasnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, Hasbulloh menyoroti adanya perbedaan data kehadiran anggota dewan dalam sidang paripurna yang disampaikan oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) dengan catatan pribadinya. Ia meminta agar hal ini diseriusi dan tidak terulang kembali.
“Contohnya, dalam beberapa sidang paripurna yang menurut saya seharusnya dapat berjalan maksimal, terdapat perbedaan data kehadiran. Saya tidak yakin apakah perhitungan saya yang keliru atau bagaimana, namun menurut catatan saya, apa yang disampaikan oleh Pak Sekwan mengenai jumlah anggota yang hadir dan menandatangani daftar hadir perlu diseriusi. Jangan sampai terjadi perbedaan penyebutan jumlah,” tegasnya.
Selain menyoroti kinerja anggota dewan, Hasbulloh juga menyinggung keaktifan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang baru dilantik di Sekretariat DPRD Kutim. Ia berharap para pegawai tersebut dapat lebih aktif dalam menjalankan tugas.
“Kemudian, terkait dengan pelantikan P3K yang baru-baru ini dilaksanakan, saya mohon kiranya rekan-rekan P3K yang telah dilantik dapat lebih aktif. Terkadang saya datang ke kantor dan harus membuka kunci serta kantor sendiri, hal ini menurut saya perlu adanya pembenahan,” ungkapnya. (Jn/*)






