Langkah Pemkab Kukar Kembangkan Sektor Pertanian Daerah

Kutai Kartanegara – Pengembangan sektor pertanian daerah menjadi salan satu program prioritas oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar). Bahkan, program yang masuk dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) ini, serius dikembangkan oleh pemerintah daerah. Selain mensejahterakan para petani, menjadikan lumbung pangan di Kalimantan Timur (Kaltim) dan Ibu Kota Nusantara (IKN), juga turut menjadi tujuan dari pengembangan program tersebut.

Sebagai upaya untuk memuluskan program tersebut, berbagai strategi pun telah dilakukan oleh pemerintah daerah. Diantaranya, menetapkan beberapa daerah sebagai kawasan pertanian dan menggelontorkan anggaran untuk pendukungnya.

Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, memastikan program pengembangan pertanian di daerah terus berjalan. Pada tahun 2024 ini, pemerintah daerah juga menggelontorkan anggaran ratusan miliar untuk salah satu program prioritas teraebut. Anggaran itu bersumber dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) yang diperuntukan untuk kebutuhan sektor pertanian daerah, termasuk infrastruktur serta bantuan alat dan mesin pertanian bagi ratusan kelompok tani di Kukar.

“Kami terus berupaya memenuhi kebutuhan petani di Kukar dan program bantuan tidak akan berhenti di tahun 2024,” ujar Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin.

Para kelompok tani di Kukar juga diimbau agar mengajukan profosal bantuan untuk memenuhi segala kebutuhan pertanian. Sehingga, produksi yang dihasilkan dapat meningkat. Dipastikan juga, bahwa Pemkab Kukar akan melakukan modernisasi pertanian, termasuk infrastruktur jalan dan jaringan irigasi di 20 kecamatan di Kukar.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Dan Peternakan (Distanak) Kukar, Ahmad Rifani, mengatakan, bahwa pembangunan infrastruktur pertanian merupakan program strategis daerah dan tertuang di dalam RPJMD 2021-2026. Program ini fokusnya membangun 69 kilometer jaringan irigasi pertanian padi sawah. Dengan begitu, lima kawasan pertanian terpadu yang masuk dalam enam kecamatan yang sudah ditetapkan dapat berjalan dengan optimal.

“Dengan langkah-langkah ini, pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara berharap dapat meningkatkan pertumbuhan sektor pertanian, perkebunan dan peternakan, termasuk meningkatkan kesejahteraan petani lokal,” tutupnya. (Adv/diskominfokukar).