Tahun Ini Kutim Kebagian 180 Ekor Sapi Jenis Brahman Cross Dari Pemerintah Pusat

Sangatta. Setelah menunggu dan terus berjuang selama lebih dari 4 tahun, akhirnya tahun ini Pemrintah Pusat dipastikan akan merealisasikan bantuan ternak sapi bagi 18 kelompok petani sapi yang ada di Kutai Timur. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pertanian (Distan) Kutim, Sugiono.

Kepada wartawan, Sugiono mengatakan sejak 2015 lalu Pemerintah Pusat sudah menjanjikan akan memberikan bantuan ternak berupa indukan sapi jenis brahman cross kepada 18 kelompok tani sapi yang ada di Kutim. Namun hingga empat tahun kemudian sejak janji tersebut dicetuskan, bantuan sapi tidak kunjung direalisasikan. Bahkan akibat bantuan yang tidak kunjung terealisasi, menyebabkan seorang petani sapi dari salah satu kelompok tani yang ada di Kecamatan Muara Wahau nekat bunuh diri, akibat terlilit hutang untuk membiayai pembuatan kandang sapi sebagai salah satu persyaratan yang harus dipenuhi kelompok ternak sapi jika ingin mendapatkan bantuan indukan sapi dari pemerintah pusat.

Lanjutnya, dari hasil rapat koordinasi (Rakor) Peternakan se-Indonesia yang dilaksanakan di Bali, belum lama ini, pemerintah pusat akhirnya memastikan akan merealisasikan bantuan indukan sapi yang pernah dijanjikan sejak tahun 2015 silam. Diakui, rencana bantuan sapi yang sempat batal disalurkan tersebut dikarenakan hasil lelang pengadaan ternak sapi yang dilakukan pusat untuk 30 provinsi se-Indonesia dibatalkan oleh pihak kontraktor pengadaan akibat keterbatasan dana. Namun mulai tahun ini, mekanisme lelang bantuan sapi pusat diserahkan kepada masing-masing pemerintah provinsi.

Untuk Kutim sendiri, Sugiono menyebutkan jika tahun ini dari pengajuan awal bantuan sebanyak 227 ekor sapi hanya mendapatkan jatah 180 ekor sapi indukan jenis brahman cross, yang nantinya akan dibagikan secara merata untuk 18 kelompok tani sapi di Kutim, dengan masing-masing kelompok tani mendapatkan jatah 10 ekor sapi brahman cross. Rencananya, pekan depan tim verifikasi dari Kementrian Pertanian akan turun langsung ke Kutim untuk melakukan pengecekan kesiapan kelompok tani calon penerima bantuan sapi. Meski hingga sat ini proses lelang belum dilaksanakan pihak provinsi Kaltim, namun diperkirakan pada bulan Oktober hingga November nanti, bantuan sapi ini sudah akan terealisasi.

Posting Terkait

Berita Terbaru

Berita Terbaru