oleh

Forum Petani Sawit Tuntut Harga TBS

Sangatta…Forum Petani Sawit meminta pemerintah menetapkan harga ketetapan jual untuk Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. Mengingat ada sejumlah kecamatan, di mana harga sawitnya terus merosot, hingga mencapai Rp 200 per kilogram (kg).

Seperti diwartakan sebelumnya, jika penurunan harga sawit ini sangat merugikan petani. Tidak ada keuntungan yang dihasilkan karena daya jual yang terlalu rendah, menjadi alasan forum ini mengadu pada pemerintah kabupaten dan wakil rakyat.

Hearing itu dilakukan untuk menjaga ekonomi petani kelapa sawit di tengah gejolak harga pasar yang tak kunjung meningkat. Kelompok tani ini pun menuntut seluruh perusahaan agar memberi keputusan ketetapan harga.

Wakil Ketua 1 DPRD Kutim Yulianus Palangiran menyampaikan situasi ini sangat memprihatinkan, namun dirinya tak bisa mengambil keputusan apapun. untuk itu dirinya mendesak seluruh perusahaan yang hadir untuk memberi keputusan konkret terkait harga buah sawit di Kutim.

Selain itu, dari pantauan media ini, rapat yang dilaksanakan di kantor DPRD itu nampaknya berlangsung cukup alot, hingga Wakil Ketua DPRD Kutim meminta kepada sejumlah perusahaan untuk mengikuti harga yang ditetapkan sesuai kondisi harga pasar.

“Cukup memprihatinkan, ketika mendengar TBS perkilogram hanya dihargai Rp 200 rupiah di Teluk Pandan,” ujarnya.

Meski merosot, namun ia meminta pada petani sawit agar tetap berupaya. Terlebih saat mendengar wacana petani akan beralih ke perkebunan karet.

“Meskipun karet, perikanan, apapun itu, belum tentu perusahaan berminat membeli, yang ada malah rugi lagi,” terangnya. (ADV)

Berita Terbaru