Tunggu Anggaran, Perbaikan Fasilitas di Pasar Induk Sangatta Bakal Dilakukan Bertahap

Foto : Kepala UPTD Pasar Induk Sangatta, Muhammad Ali Yusuf, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/9/2026)

Sangatta – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Induk Sangatta tengah mengusulkan sejumlah perbaikan fasilitas publik di kawasan pasar kepada pemerintah daerah. Meski demikian, rencana perbaikan yang mencakup pembenahan atap, perbaikan jalan, hingga drainase masih menunggu ketersediaan anggaran.

Kepala UPTD Pasar Induk Sangatta, Muhammad Ali Yusuf, mengungkapkan bahwa usulan perbaikan fasilitas ini sebenarnya telah diajukan kepada pimpinan sejak tahun lalu. Beberapa item krusial yang membutuhkan penanganan antara lain perbaikan atap, pemeliharaan jalan dan parit, pengadaan CCTV, pengecatan ulang, hingga penimbunan bangunan di bagian belakang pasar.

“Ada beberapa item yang perlu difasilitasi dan diperbaiki, semacam atap, jalan, parit, segala macam itu sudah kita usulkan. Cuma untuk tahun ini mungkin masih proses karena terbentur anggaran,” kata Muhammad Ali Yusuf saat ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (24/9/2026)

Ia memaklumi kendala anggaran tersebut mengingat pemerintah daerah harus mengakomodasi kebutuhan dari banyak kecamatan lain yang juga memerlukan perhatian. Oleh karena itu, solusi perbaikan di Pasar Induk Sangatta akan dilakukan secara bertahap menyesuaikan ketersediaan dana, baik di tahun ini maupun tahun depan.

Meski harus bertahap, Ali Yusuf menekankan bahwa perbaikan atap di area sembako menjadi prioritas mendesak yang diharapkan dapat dikerjakan pada akhir tahun. Kondisi atap di blok tersebut dinilai sudah sangat rentan.

“Nanti nunggu di akhir tahun, mungkin (di anggaran) perubahan. Atap sembako itu memang rentan sekali. Kalau tidak disegerakan, apalagi musim hujan, bahaya nanti,” tegasnya.

Selain atap, kondisi jalan dan drainase pasar yang rusak juga menjadi perhatian. Terkait kerusakan jalan, ia menilai hal tersebut tak lepas dari tingginya aktivitas bongkar muat barang oleh para pedagang. Untuk mengurangi kerusakan, pihaknya juga mengingatkan para pedagang agar memperhatikan beban barang yang dibawa saat melintasi jalan di kawasan pasar.

“Kita sampaikan kepada teman-teman pedagang, kalau jalan enggak mau rusak, kalian bawa barangnya jangan banyak-banyak. Otomatis kalau masuknya banyak, jalan pasti rusak. Berarti pasar ramai.” Pungkasnya (butsainah/ADV/*)