
Kapolres Kutim Sambut Jamaah Haji 1447 H, Doakan Menjadi Haji Mabrur dan Teladan di Tengah Masyarakat
SANGATTA – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti halaman depan Masjid Agung Al-Faruq, Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi, Kecamatan Sangatta Utara, Senin (15/6/2026) sore. Sebanyak 170 jamaah haji asal Kabupaten Kutai Timur yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci tiba kembali ke daerah dalam keadaan selamat dan disambut hangat oleh pemerintah daerah, unsur Forkopimda, tokoh agama, serta keluarga yang telah menanti kedatangan mereka.
Penyambutan jamaah haji tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, didampingi Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Kutai Timur menyampaikan rasa syukur atas kepulangan para jamaah haji yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci. Ia mengapresiasi ketabahan dan kesabaran para jamaah selama menjalankan ibadah haji yang penuh tantangan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kepada Bapak dan Ibu jamaah haji. Kami bersyukur karena seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik dan jamaah kembali dalam keadaan sehat. Semoga seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima oleh Allah SWT dan menjadi haji yang mabrur serta hajjah yang mabruroh,” ujar Ardiansyah.
Bupati juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh petugas haji daerah, petugas kesehatan, dan panitia yang telah memberikan pelayanan maksimal sejak keberangkatan hingga kepulangan jamaah.
Sementara itu, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto turut menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah haji yang telah kembali ke tanah air setelah menunaikan rukun Islam kelima.
“Kami keluarga besar Polres Kutai Timur mengucapkan selamat datang kepada seluruh jamaah haji Kabupaten Kutai Timur. Alhamdulillah Bapak dan Ibu telah kembali dengan selamat setelah menjalankan ibadah di Tanah Suci. Semoga menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabruroh, serta mampu membawa nilai-nilai kebaikan, kedamaian, dan keteladanan di tengah keluarga maupun masyarakat,” ujar Kapolres.
AKBP Fauzan juga berharap pengalaman spiritual selama menjalankan ibadah haji dapat menjadi bekal untuk memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga kerukunan di lingkungan masing-masing.
“Predikat haji mabrur bukan hanya terlihat saat berada di Tanah Suci, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari setelah kembali ke tengah masyarakat. Kami berharap para jamaah dapat menjadi teladan dalam menjaga persatuan, kerukunan, dan nilai-nilai keagamaan yang menyejukkan,” tambahnya.
Berdasarkan data panitia, jumlah jamaah haji Kabupaten Kutai Timur yang diberangkatkan pada musim haji tahun 1447 Hijriah sebanyak 172 orang. Dari jumlah tersebut, dua jamaah dilaporkan meninggal dunia di Tanah Suci, sehingga jamaah yang kembali ke Kutai Timur berjumlah 170 orang.
Rombongan jamaah tiba menggunakan lima unit bus dan langsung disambut keluarga yang telah menunggu sejak sore hari. Tangis haru dan pelukan hangat mewarnai pertemuan kembali antara jamaah dan keluarga setelah menjalani perjalanan ibadah selama lebih dari satu bulan.
Kegiatan penyambutan juga diisi dengan laporan panitia, doa bersama, serta silaturahmi antara jamaah dengan unsur Forkopimda dan masyarakat. Seluruh rangkaian acara berlangsung aman, lancar, dan tertib hingga selesai sekitar pukul 18.00 Wita.
Momentum kepulangan jamaah haji ini menjadi wujud rasa syukur masyarakat Kutai Timur sekaligus pengingat bahwa ibadah haji tidak hanya menjadi perjalanan spiritual pribadi, tetapi juga membawa tanggung jawab moral untuk terus menebarkan nilai-nilai kebaikan, persaudaraan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. (*)






