
Dukung Ketahanan Pangan, Polsek Bengalon-PT Bima Palma Kirim Hampir 1 Ton Jagung ke Bulog
KUTAI TIMUR – Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan jajaran Polres Kutai Timur. Melalui kolaborasi antara Polsek Bengalon dan PT Bima Palma Nugraha, hasil panen jagung hibrida sebanyak 995,4 kilogram berhasil disalurkan ke Gudang Bulog Samarinda pada Rabu (3/6/2026).
Pengiriman hasil panen tersebut menjadi bukti nyata keterlibatan Polri dalam mendukung sektor pertanian dan memperkuat ketersediaan pangan di daerah. Jagung pipil yang dipanen dari lahan seluas 1,6 hektare milik PT Bima Palma Nugraha di Kecamatan Bengalon itu diterima langsung oleh Bulog Cabang Samarinda setelah melalui serangkaian proses pemeriksaan kualitas.
Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto mengatakan keberhasilan panen dan penyaluran hasil pertanian tersebut merupakan wujud sinergi antara dunia usaha, masyarakat, dan Polri dalam mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.
“Kami berkomitmen ikut mendorong produktivitas sektor pertanian di Kutim. Kami mengapresiasi kerja sama yang telah terjalin sehingga hasil panen jagung ini dapat terserap dengan baik oleh Bulog dan memberikan manfaat bagi ketahanan pangan masyarakat,” ujar AKBP Fauzan Arianto.
Proses pengiriman dimulai sejak Selasa (2/6/2026) sore ketika personel Polsek Bengalon bersama perwakilan PT Bima Palma Nugraha berangkat menuju Samarinda. Setibanya di Kota Tepian pada malam hari, proses penyerahan ditunda hingga keesokan harinya karena operasional gudang telah tutup.
Pada Rabu pagi, Bulog Samarinda melakukan pemeriksaan kadar air dan kualitas jagung sebelum proses penimbangan. Hasilnya, jagung pipil yang diserahkan memiliki kadar air 11,3 persen dan kadar aflatoksin 8 PPB, sehingga memenuhi standar penerimaan Bulog.
Dari hasil penimbangan, total berat jagung yang diterima mencapai 995,4 kilogram dengan harga pembelian sebesar Rp6.400 per kilogram. Selanjutnya dilakukan penandatanganan berita acara jual beli antara pihak PT Bima Palma Nugraha dan manajemen Bulog Samarinda sebagai tanda resmi penyerahan hasil panen.
Kapolres menambahkan bahwa program ketahanan pangan yang dijalankan secara berkelanjutan di wilayah Kutai Timur diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha.
“Ke depan kami berharap semakin banyak pihak yang terlibat dalam pengembangan sektor pertanian. Ketahanan pangan merupakan tanggung jawab bersama dan keberhasilannya akan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Caya/*)






