
Jelang Porprov VIII Kaltim, Dispora dan KONI Kutim Verifikasi 52 Cabor
Sangatta – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kutim melakukan identifikasi dan verifikasi tahap pertama terhadap cabang olahraga (cabor) yang akan berlaga di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Kaltim di Kabupaten Paser.
Hingga Kamis (21/5/2026), proses yang berlangsung sejak Rabu (20/5/2026) tersebut telah merampungkan verifikasi terhadap 52 dari total 64 cabor yang dipersiapkan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan validitas data kontingen, keabsahan atlet, hingga rasionalisasi anggaran.
Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Porprov Dispora Kutim, Opniel Untung, menegaskan bahwa verifikasi ini merupakan bentuk sinkronisasi antara anggaran daerah dengan kebutuhan riil di lapangan. Ia menyoroti pentingnya efisiensi dalam penentuan kuota atlet, pelatih, hingga ofisial.
“Tugas kami di Dispora adalah memverifikasi jumlah tim, baik atlet, pelatih, maupun ofisial, disesuaikan dengan aturan tata kelola keuangan. Kami menyesuaikan usulan cabor dengan hasil Babak Kualifikasi (BK) Porprov tahun 2025. Jika usulannya tidak rasional, kuota bisa dikurangi,” ujar Opniel
Opniel menambahkan, penambahan kuota atlet hanya dimungkinkan jika cabor dapat menjamin potensi kuat untuk meraih medali emas. Pihaknya meminta setiap cabor menyusun komposisi tim secara matang agar kontingen Kutim diisi oleh atlet-atlet yang kompetitif.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekretariat KONI Kutim, Miswan Prima Putra, mengungkapkan bahwa verifikasi ini menjadi kunci bagi Kutim untuk mengejar target tiga besar pada Porprov VIII yang akan digelar November 2026 mendatang.
“Waktu kita tinggal beberapa bulan lagi. Melalui verifikasi data hasil BK ini, kita bisa memetakan kekuatan riil. Saat ini, sejumlah cabor bahkan sudah mulai melaksanakan Training Center (TC) mandiri, baik di dalam maupun luar daerah,” jelas Miswan.
Ia menambahkan, setelah tahapan verifikasi ini selesai, seluruh koordinasi persiapan dan sekretariat kontingen akan dipusatkan di Kantor KONI Kutim, Stadion Kudungga, Sangatta.
Dalam agenda verifikasi tersebut, sejumlah cabor mulai memaparkan target ambisiusnya. Salah satunya Pengkab PBSI Kutim yang mengusulkan 14 atlet dengan target tiga medali emas pada nomor beregu putra, ganda putra, dan tunggal putra.
Sementara itu, terkait pengadaan perlengkapan tanding, Dispora Kutim memastikan akan menerapkan kebijakan efisiensi anggaran sesuai instruksi pemerintah daerah. Pihaknya akan meninjau secara ketat setiap usulan peralatan.
“Jika peralatan lama milik cabor masih layak pakai dan memenuhi standar nasional, maka kami akan mengoptimalkannya. Ini dilakukan demi menekan pengeluaran yang tidak mendesak,” pungkas Opniel (*)






