Tiga Nama Resmi Daftar Calon Ketua Kadin Kutim, Angga Redi Niata Tawarkan Perubahan

Foto ; Angga Redi Niata

SANGATTA – Persaingan memperebutkan kursi kepemimpinan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) periode 2026–2031 resmi dimulai. Hingga penutupan masa pendaftaran oleh Panitia Musyawarah Kabupaten (Mukab) V, tercatat tiga kandidat telah resmi mengembalikan formulir, yakni Angga Redi Niata, Ahlang Edi, dan Sesthy S Bumbungan.

Di antara nama-nama tersebut, Angga Redi Niata tampil menonjol dengan membawa visi perubahan yang besar. Ia menegaskan komitmennya untuk mentransformasi Kadin Kutim menjadi pilar utama penggerak ekonomi daerah sekaligus “rumah besar” yang inklusif bagi seluruh pengusaha lokal.

Dalam keterangannya usai pendaftaran, Angga menyoroti kondisi saat ini di mana derasnya arus investasi ke Kutim belum sepenuhnya dirasakan manfaatnya oleh pelaku usaha daerah. Ia bertekad agar ke depan, pengusaha lokal tidak lagi sekadar menjadi penonton di tengah proyek-proyek besar.

“Kita tidak ingin pengusaha lokal hanya menjadi penonton. Mereka harus menjadi pelaku utama di daerahnya sendiri, baik sebagai kontraktor, penyedia jasa, maupun pelaku UMKM,” tegas Angga.

Ia menilai, tantangan terbesar saat ini adalah kesenjangan akses dan peluang. Oleh karena itu, ia mengusung semangat “Maju Bersama, Sejahtera Bersama” untuk memastikan adanya sinergi yang sehat antara pemerintah, investor, dan pengusaha lokal.

Bukan sekadar menuntut porsi, Angga juga realistis mengenai perlunya peningkatan kapasitas internal pengusaha daerah. Ia berencana menjadikan Kadin sebagai jembatan untuk penguatan kualitas SDM, manajemen usaha, hingga akses informasi jaringan.

“Kita harus jujur mengakui masih ada keterbatasan. Tapi di situlah peran Kadin, menjadi jembatan untuk meningkatkan kapasitas dan membuka peluang kolaborasi yang berimbang, di mana ada transfer pengetahuan bagi pengusaha kita,” jelasnya.

Selain fokus pada ekosistem bisnis, Angga juga menawarkan perubahan pada tata kelola internal Kadin Kutim. Ia menginginkan organisasi ini dikelola secara profesional dengan fasilitas yang memadai untuk melayani anggota.

“Kita ingin Kadin Kutim berdiri dengan gagah, profesional, dan memiliki sekretariat yang representatif. Tanpa organisasi yang kuat, sulit bagi kita untuk bergerak sebagai penggerak ekonomi,” tambahnya.

 Tahapan Mukab V Kadin Kutim diprediksi akan menjadi babak baru bagi arah dunia usaha di wilayah tersebut. Ketiga calon yang telah terdaftar akan mengikuti proses seleksi dan verifikasi sebelum pemilihan ketua definitif dilakukan.

Angga berharap seluruh proses demokrasi di tubuh Kadin ini berjalan transparan. “Yang terpenting adalah bagaimana Kadin ke depan bisa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi pengusaha lokal dan mendorong pertumbuhan ekonomi Kutai Timur yang inklusif,” pungkasnya. (Caya/*)