
Personel Polres Kutim dan Warga Bahu-Membahu Renovasi Jembatan Vital di Sangatta
KUTAI TIMUR – Di tengah aktivitas warga yang terus bergerak, sebuah jembatan sederhana di Jalan H. Masdar, Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menjadi nadi penting kehidupan sehari-hari. Kini, jembatan tersebut kembali mendapat perhatian melalui sentuhan kepedulian dari Polres Kutim.
Jajaran Polres Kutim melaksanakan renovasi Jembatan H. Masdar dalam program Jembatan Merah Putih Presisi. Kegiatan ini tidak sekadar pembangunan fisik, tetapi juga menghadirkan semangat kebersamaan antara Polri dan masyarakat, pada Kamis (2/4/2026).
Sejak pagi hari, personel kepolisian bersama warga tampak bahu-membahu. Delapan anggota Polres Kutim, dua tenaga tukang, serta masyarakat sekitar turut terlibat langsung. Hadir pula Kasat Samapta AKP Subeki, Kanit Dalmas IPTU Andi Asbi, serta Ketua RT 064 Tahirudin bersama staf.
Jembatan sepanjang 25 meter dengan lebar 3 meter ini memiliki peran vital sebagai penghubung warga dari Jalan H. Masdar menuju Jalan Ringroad dan Jalan Pendidikan. Selain itu, jembatan ini menjadi jalur utama bagi masyarakat yang hendak bekerja, mengantar anak ke sekolah, hingga menuju kebun.
Keberadaan jembatan tersebut bahkan mampu memangkas waktu tempuh warga hingga 10–15 menit dibandingkan jalur alternatif yang lebih jauh. Setiap harinya, jembatan ini dilintasi sekitar 100 kendaraan roda empat dan 60 kendaraan roda dua—angka yang menunjukkan betapa pentingnya akses tersebut.
Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto, menegaskan kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung pembangunan.
“Renovasi jembatan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk hadir memberikan manfaat langsung kepada masyarakat. Kami ingin memastikan akses warga tetap aman, nyaman, dan layak digunakan,” tegas AKBP Fauzan Arianto.
AKBP Fauzan juga menambahkan program ini menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian, pemerintah setempat, dan masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan seperti ini, sinergitas yang sudah terjalin dapat semakin kuat. Polri tidak bisa bekerja sendiri, kolaborasi dengan masyarakat adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sejahtera,” tambahnya.
Lebih dari sekadar infrastruktur, renovasi jembatan ini membawa harapan baru bagi warga sekitar. Dengan kondisi yang lebih baik, aktivitas masyarakat diharapkan berjalan lebih lancar, aman, dan efisien.
Di balik kokohnya jembatan yang tengah diperbaiki, tersimpan pesan sederhana: bahwa kehadiran negara, melalui Polri, bisa dirasakan hingga ke hal-hal paling dekat dengan kehidupan masyarakat sehari-hari. (*)






