DiskopUKM Kutim Hadirkan 34 Koperasi Terbaik dan 94 UMKM di Gebyar Expo 2025

Foto : Penyerahan reward kepada koperasi aktif binaan DiskopUKM Kutim oleh Bupati Ardiansyah Sulaiman

Sangatta,– Gebyar Koperasi dan UMKM Expo Kutim 2025 bukan sekadar ajang pameran biasa. Di bawah inisiasi Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DiskopUKM) Kutim, acara yang resmi dibuka Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, pada Sabtu (28/6/2025) ini menjadi panggung utama bagi 34 koperasi terbaik dan 94 UMKM berprestasi dari berbagai sektor. Kehadiran mereka menegaskan komitmen Kutai Timur dalam mendorong modernisasi dan digitalisasi ekonomi kerakyatan.

Foto ; Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman memukul gong sebagai tanda pembukaan Gebyar Koperasi dan UKM Expo Kutim 2025.

Kepala DiskopUKM Kutim, Teguh Budi Santoso, menjelaskan bahwa pemilihan 34 koperasi ini didasarkan pada penghargaan (reward) yang telah mereka terima dari tahun 2022 hingga 2025. Ini menunjukkan konsistensi dan kinerja prima koperasi-koperasi tersebut dalam menggerakkan roda ekonomi anggotanya. Dukungan penuh dari TP PKK Dekranasda dan TPP juga turut memperkuat partisipasi koperasi-koperasi ini.

“Kami ingin memberikan apresiasi kepada koperasi yang telah bekerja keras dan menunjukkan keberlanjutan usahanya. Mereka adalah contoh nyata bagaimana koperasi bisa menjadi tulang punggung perekonomian, mampu bertahan bahkan berkembang di tengah tantangan.” ujar Teguh.

Tak hanya koperasi, 94 UMKM terpilih turut memeriahkan Gebyar Expo ini. Dari jumlah tersebut, 56 di antaranya merupakan UMKM binaan langsung DiskopUKM Kutim, sementara 38 lainnya adalah UMKM partisipasi umum yang menunjukkan potensi besar. Produk yang dipamerkan pun beragam, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan tangan inovatif, hingga produk-produk agrobisnis yang siap bersaing.

Sementara itu, Bupati Ardiansyah Sulaiman dalam sambutannya menekankan pentingnya peran UMKM sebagai barometer peningkatan dan pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Ia optimis, “Dari semaraknya koperasi dan UMKM, kami berharap masyarakat juga lebih maksimal untuk meningkatkan dan bergairah dalam produksi.” Apresiasi khusus juga diberikan kepada UMKM Kutim yang produknya bahkan telah menembus pasar global, hingga ke Eropa dan Asia, menunjukkan kualitas dan daya saing yang tak diragukan lagi.

Gebyar Koperasi dan UMKM Expo Kutim 2025 yang berlangsung hingga 2 Juli mendatang ini tidak hanya menjadi etalase produk, tetapi juga sarana bagi para pelaku UMKM untuk bertukar pikiran, menambah wawasan, dan meningkatkan kapasitas produksi. Dengan adanya pasar murah hasil kolaborasi Disperindag Kutim dan Dinas Ketahanan Pangan, expo ini juga memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat dalam pengendalian inflasi.

Kehadiran puluhan koperasi dan ratusan UMKM di Gebyar Expo ini menjadi bukti nyata bahwa Kutai Timur memiliki potensi ekonomi lokal yang luar biasa. Melalui sinergi antara pemerintah, koperasi, dan UMKM, diharapkan Kutai Timur dapat terus menjadi contoh sukses dalam pemberdayaan ekonomi lokal, menciptakan kemandirian dan kesejahteraan bagi masyarakatnya. (*)