Basuki Isnawan Sukses Jadi Komandan Upacara HUT ke-24 Kutim

Sangatta, – Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Kabupaten (Prokopim Setkab) Kutai Timur (Kutim) Basuki Isnawan sukses menunaikan amanah sebagai Komandan Upacara puncak HUT ke-24 kabupaten yang digelar di Halaman Kantor Bupati Kutim, Kamis (12/10/2023).

Basuki yang mengenakan baju Takwau (pakaian adat Kutai) berwarna hitam dipadukan dengan sarung dan kopiah, terlihat penuh kharismatik dan berwibawa. Keberhasilannya menjalankan kepercayaan sebagai Komandan Upacara tak lepas dari pengalamannya sebagai Alumnus Paskibraka Indonesia 1993 silam.

Dikonfirmasi oleh awak media seusai upacara, Basuki mengaku sangat bersyukur. Sebagai ASN Setkab Kutim yang mendapatkan tugas sebagai Komandan Upacara pada momentum bersejarah tersebut sungguh luar biasa. Apalagi disaksikan langsung oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Wabup Kasmidi Bulang, jajaran Forkopimda, stakeholder, hingga masyarakat Kutim yang hadir.

“Alhamdulillah, semua berjalan aman, tertib, dan lancar. Terima kasih doanya,” kata pria dengan tinggi 184 senti meter itu.

Basuki melanjutkan, momentum sebagai Komandan Upacara HUT ke-24 Kutim menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi dirinya.

“Perasaan yang menghinggapi ketika pertama kali mendapatkan perintah untuk memimpin upacara di HUT ke-24 Kutim adalah bahwa tugas ini merupakan sebuah tantangan dan tanggung jawab yang harus diambil. Pastinya amanah dan kepercayaan ini harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” urainya.

“Nah, dengan latihan kerja keras selama seminggu dengan geladi bersih akhirnya bisa dijalankan sesuai rencana. Walaupun harus mengeluarkan suara cukup ekstra keras, saya bersyukur jalannya upacara tadi khidmat,” tambahnya.

Di akhir kata, Basuki mengucapkan Dirgahayu ke-24 Kutim. Dia berharap seluruh elemen yang ada terus bergandengan tangan.

“Semoga seluruh elemen yang ada terus bergandengan tangan. Sesuai tema HUT Kutim ‘Bersatu Untuk Maju Sejahtera Untuk Semua’ demi terwujudnya Kabupaten Kutim makmur, damai, dan Sejahtera melalui tata kelola pemerintahan yang baik. Serta tercipta perubahan positif dan lebih produktif (continues improvement) dalam mengelola sumber daya yang ada,” tutupnya. (ADV)