
Berlaga di Liga Nusantara, Persikutim United Siap Jamu Lawan Grup C di Stadion Kudungga
Sangatta – Persikutim United dipastikan akan mengarungi kompetisi Liga 3 PT Liga Indonesia Baru (LIB) atau Liga Nusantara tahun ini dengan sistem kandang-tandang (home-away). Sebagai tuan rumah, tim kebanggaan masyarakat Kutai Timur (Kutim) ini akan menjadikan Stadion Kudungga di Sangatta sebagai markas utama.
Tergabung di Grup C, Persikutim United akan menghadapi sejumlah klub dari berbagai daerah. Lawan yang akan dihadapi meliputi Persekabpas Pasuruan dan Pasuruan United (Jawa Timur), Perseden Denpasar (Bali), PSN Ngada (Nusa Tenggara Timur), Donggala United FC (Sulawesi Tengah), serta Persipani Paniai dan Persinab Nabire (Papua Tengah).
Ketua Persikutim United, Pandi Widiarto, mengatakan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama unsur Forkopimda menjadi dorongan moril bagi tim dalam menghadapi kompetisi tersebut.
“Alhamdulillah, kita mendapatkan dukungan terhormat dari Bapak Bupati sebagai pelindung dan penasehat dan pembina tim Persikutim juga bersama Pak Ketua DPR, Pak Wakil Ketua, Bapak Bupati dan seluruh jajaran Forkopimda,” kata Pandi Widiarto saat ditemui di stadion Kudungga Sangatta, Jumat (02/10/2026)
Menurutnya, format kompetisi yang menggunakan sistem home away memungkinkan Persikutim United menggelar pertandingan kandang di Stadion Kudungga, Sangatta. Ia berharap kehadiran tim tersebut dapat membangkitkan semangat sepak bola sekaligus membawa prestasi bagi Kutai Timur.
“Jadi kita akan melaksanakan kompetisi di home turnamen kita di Stadion Kudungga Basangatta. Mudah-mudahan hadirnya Persikutim United ini bisa menggelorakan semangat olahraga sepak bola di Kabupaten Kutai Timur dan mudah-mudahan mereka bisa berprestasi seperti yang diharapkan oleh masyarakat Kutai Timur,” ujarnya.
Pandi menyebut kompetisi akan berlangsung sekitar empat bulan. Dari total 14 pertandingan, tujuh laga dimainkan di Stadion Kudungga dan tujuh pertandingan lainnya berlangsung di markas lawan.
Menjelang bergulirnya kompetisi, manajemen terus mematangkan persiapan skuad. Tim sendiri telah dikumpulkan dan menjalani latihan bersama selama hampir dua pekan.
Terkait komposisi pemain, karena berstatus sebagai kompetisi profesional, manajemen merekrut sejumlah pemain profesional yang dipadukan dengan talenta muda lokal asal Kutai Timur.
“Kita kolaborasikan dengan pemain lokal muda potensial kita. Jadi kita berharap ke depan tim ini bisa didominasi oleh pemain lokal sambil kita persiapkan dengan baik,” tambah Pandi. (*)





