
Pengabdian 10-20 Tahun, Pegawai Perumdam Kutim Terima Penghargaan Masa Bakti
Sangatta – Perumda Air Minum Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Perumdam Kutim) memberikan penghargaan masa bakti kepada sejumlah pegawai yang telah mengabdi selama 10 hingga 20 tahun. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi perusahaan atas kinerja dan pengabdian pegawai selama menjalankan pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Penyerahan penghargaan berlangsung di Halaman Kantor Pusat Perumdam Kutim, Jalan Papa Charlie, Kabo Jaya, Kecamatan Sangatta Utara, Senin (14/9/2026). Piagam penghargaan diserahkan Direktur Utama Perumdam Kutim Suparjan, didampingi Direktur Umum Muhammad Ja’is dan Direktur Teknik Galuh Boyo Munanto, serta disaksikan jajaran manajemen dan seluruh pegawai.
Salah satu penerima penghargaan masa bakti 10 tahun, Umriadi, Staf Administrasi Keuangan dan Penagihan Perumdam Cabang Muara Wahau, mengaku bangga menjadi bagian dari perusahaan tersebut. Pria kelahiran Polewali tahun 1983 itu menilai pekerjaannya tidak sekadar memberikan penghasilan, tetapi juga memiliki nilai manfaat bagi masyarakat.
“Ya, kita olah air supaya bisa digunakan orang, bahkan bisa digunakan untuk wudu,” ujarnya melalui telepon WhatsApp.
Selama satu dekade bekerja di bagian penagihan, Umriadi mengaku menghadapi berbagai karakter pelanggan, termasuk pelanggan yang menunggak pembayaran.
“Ada nagih pelanggan yang nunggak tidak mau bayar, tapi mau pakai airnya saja,” ungkapnya.
Sementara itu, Asisten Manajer Umum Perumdam Kutim, Wuryastuti, yang menerima penghargaan masa bakti 20 tahun, mengenang perjalanan panjang perusahaan dari masa sulit hingga berkembang seperti sekarang.
Ia mengaku pernah melalui masa ketika perusahaan mengalami berbagai keterbatasan. Bahkan, sejumlah pegawai memilih meninggalkan perusahaan.
“Banyak yang berhenti. Bayangkan, kami sampai 18 bulan tidak gajian. Dulu gaji Rp275 ribu, tapi kami tetap bertahan dan yakin akan ada perubahan di masa mendatang,” kenangnya.
Menurut Wuryastuti, perjalanan tersebut membuat Perumdam Kutim terasa seperti keluarga. Ia pun berpesan kepada pegawai muda agar menjalankan pekerjaan dengan sabar, ikhlas, disiplin, dan rajin.
“Kerja yang sabar, ikhlas. Jangan iri sama rezeki orang, karena rezeki masing-masing. Jalani dengan disiplin dan rajin. Insyaallah Perumdam ke depan semakin jaya,” pesannya.
Direktur Utama Perumdam Kutim, Suparjan, mengatakan penghargaan tersebut merupakan bentuk perhatian perusahaan terhadap kinerja dan pengabdian pegawai.
“Ini bukti Perumdam memperhatikan kinerja, pesan saya, pertahankan prestasi, semoga tahun depan pemberian penghargaan bisa lebih ditingkatkan,” katanya.
Di tengah musim kemarau El Nino, Suparjan juga mengingatkan seluruh pegawai untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menjaga pelayanan air bersih. Pemantauan kondisi air baku di sejumlah intake terus dilakukan, termasuk potensi intrusi air laut di Intake Sangkima, Kabo dan Bengalon.
“Seluruh jajaran terus menjaga kekompakan dan bekerja bersama menghadapi tantangan pelayanan,” pintanya (Caya/*)





