
Gedung Bocor dan Tak Layak, Gedung Dua Lantai Disdikbud Kutim Bakal Segera Direhab
SANGATTA – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) akan segera melakukan renovasi salah satu gedung perkantoran di lingkungan Disdikbud Kutim yang selama ini mengalami kerusakan dan dinilai sudah tidak layak digunakan.
Sekretaris Disdikbud Kutim, Akhmad Ashari, mengatakan, renovasi gedung berlantai dua tersebut direncanakan mulai dikerjakan dalam waktu dekat. Bahkan, proses pengerjaan diperkirakan dimulai pada minggu depan.
“Gedung sebelah yang tingkat dua itu kondisinya bocor, sehingga akan kami rehab. Insyaallah mulai minggu depan sudah mulai dikerjakan,” ujar Akhmad Ashari saat ditemui di ruang kerjanya belum lama ini
Ia menjelaskan, anggaran yang disiapkan untuk program renovasi tersebut mencapai lebih dari Rp2 miliar. Renovasi dilakukan untuk memperbaiki sejumlah bagian bangunan yang mengalami kerusakan, terutama pada bagian atap dan interior gedung.
Menurutnya, kondisi gedung saat ini memang sudah cukup memprihatinkan. Kebocoran pada bagian atas bangunan bahkan sempat mengganggu aktivitas para pegawai yang bekerja di lantai bawah.
“Memang kondisinya sudah tidak layak. Bocor, bahkan air dari WC di atas bisa jatuh ke bawah. Jadi memang sangat perlu dilakukan perbaikan,” ungkapnya.
Dalam proses renovasi tersebut, bangunan tidak akan dibongkar secara keseluruhan. Namun, sejumlah bagian utama akan mendapatkan perbaikan secara menyeluruh, termasuk penggantian atap, perbaikan bagian dak, serta penataan kembali interior gedung.
“Tidak dibongkar total bangunannya, tetapi renovasinya menyeluruh. Atap diganti, bagian dak diperbaiki, kemudian interior di dalam juga dibenahi,” jelasnya.
Selama proses renovasi berlangsung, sejumlah bidang di lingkungan Disdikbud Kutim akan sementara waktu menempati kantor atau gedung lain agar pelayanan dan aktivitas pemerintahan tetap berjalan.
Bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) akan sementara berkantor di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB). Sementara Bidang SMP akan dipindahkan ke SMP Negeri 6.
Kemudian, Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) akan menempati SD Negeri 011, sedangkan Bidang Kebudayaan untuk sementara berkantor di Galeri.
Pemindahan sementara tersebut diperkirakan berlangsung selama sekitar tiga bulan atau selama proses renovasi gedung berjalan.
“Untuk sementara sekitar tiga bulan semua pindah. Kami sudah menyiapkan tempat agar aktivitas masing-masing bidang tetap bisa berjalan,” katanya.
Lebih lanjut Ia berharap, setelah renovasi selesai, gedung tersebut dapat kembali digunakan dengan kondisi yang lebih aman, nyaman dan layak bagi seluruh pegawai Disdikbud Kutai Timur.
“Dengan adanya perbaikan ini, mudah-mudahan nanti teman-teman bisa bekerja dengan lebih nyaman dan aman,” pungkasnya. (Caya/ADV/*)





