Menanti Pilihan Bupati: Siapa yang Akan Mengisi 4 Kursi Kepala Dinas di Kutim?

SANGATTA – Teka-teki mengenai siapa yang akan menakhodai empat instansi strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) kini memasuki babak akhir. Setelah melalui rangkaian seleksi terbuka yang panjang dan ketat, Panitia Seleksi (Pansel) resmi mengerucutkan nama-nama kandidat menjadi “Tiga Besar” untuk masing-masing posisi.

Kini, bola panas berada di tangan Bupati Kutai Timur selaku Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK). Publik pun menanti, siapakah dari deretan nama terbaik ini yang akan dipilih untuk mengisi kekosongan jabatan pimpinan di empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tersebut?

Berdasarkan pengumuman resmi nomor 055/PANSEL-JPTP/KUTIM/IV/2026, berikut adalah 12 nama (tiga kandidat per posisi) yang telah dinyatakan lolos tahap akhir dan disusun berdasarkan urutan abjad:

Jabatan Dinas (OPD) Kandidat Tiga Besar
Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Irma Yuwinda, Piter Buyang, Sulisman
Dinas Pariwisata Akhmad Rifanie, Islamuddin Rusmin Reka, Mahriadi
DPMPTSP (Perizinan) Bony Briks, Muhammad Yani, Novian Prananta
Dinas Koperasi dan UKM Firman Wahyudi, Marhadyn, Nurrahmi Asmalia

 

Ketua Pansel yang juga menjabat sebagai Sekretaris Kabupaten Kutim, Rizali Hadi, menegaskan bahwa proses seleksi ini bukan sekadar formalitas. Seluruh penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mengacu pada standar kompetensi yang tinggi serta rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

“Seluruh tahapan dilakukan untuk menjamin objektivitas. Penulisan nama berdasarkan alfabetis pun dilakukan guna memastikan tidak ada spekulasi mengenai peringkat nilai sebelum keputusan final diambil oleh Bupati,” tegasnya.

Dukungan pusat juga terlihat dari terbitnya Surat BKN tertanggal 22 April 2026 yang melegitimasi hasil seleksi ini, menandakan bahwa para kandidat yang tersisa memang memiliki kualitas yang mumpuni secara regulasi.

Keempat dinas yang lowong ini bukanlah posisi sembarangan. Mereka adalah motor penggerak ekonomi Kutai Timur seperti DPMPTSP, Disnakertrans, Dinas Pariwisata dan Dinas Koperasi & UKM .

Langkah selanjutnya adalah penyerahan hasil ini kepada Bupati Kutim. Dari tiga nama di setiap posisi, satu orang akan dipilih berdasarkan pertimbangan strategis untuk segera dilantik.

Kehadiran pimpinan definitif sangat mendesak agar roda organisasi di tiap dinas kembali berderap dengan ritme yang utuh. Masyarakat Kutim kini hanya tinggal menunggu waktu hingga “asap putih” keluar dari kantor Bupati, menandakan pemimpin baru di empat dinas tersebut siap memulai tugasnya demi pelayanan publik yang lebih optimal. (*)