Polsek Teluk Pandan Kawal Program SADESAHE, 1 Hektare Jagung Ditanam di Danau Redan

KUTAI TIMUR – Polsek Teluk Pandan terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui Program SADESAHE (Satu Desa Satu Hektar). Kali ini, jajaran Polsek Teluk Pandan melakukan monitoring sekaligus pendampingan penanaman jagung di Desa Danau Redan, Kecamatan Teluk Pandan, Senin (6/4/2026).

 

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan aset milik Desa Danau Redan seluas kurang lebih 1 hektare, yang berlokasi di Jalan Olahraga RT 006. Penanaman dilakukan secara monokultur dengan jenis jagung pipil varietas BISI 32.

 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Teluk Pandan Ipda Joko Feriyanto, bersama jajaran personel Polsek, di antaranya Kanit Binmas, Kanit Intelkam, Bhabinkamtibmas Desa Danau Redan, serta personel regu cadangan. Kegiatan juga melibatkan Pemerintah Desa Danau Redan, Kepala Desa Sabri beserta perangkatnya, Kepala Dusun Hidup Baru, serta Kelompok Tani Sawit Sejahtera.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembersihan lahan, kemudian dilanjutkan dengan penanaman jagung yang dilakukan secara bersama-sama. Kelompok tani setempat juga dilibatkan untuk mendukung proses perawatan hingga masa panen yang diperkirakan berlangsung pada Agustus 2026.

 

Kepala Desa Danau Redan, Sabri, menyampaikan dukungan penuh terhadap program SADESAHE sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan desa sekaligus mendukung program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.

 

Meski demikian, dalam pelaksanaannya terdapat kendala berupa faktor cuaca yang tidak menentu. Kondisi tersebut berpotensi mempengaruhi pertumbuhan tanaman jagung, terutama jika dalam waktu dekat tidak terjadi hujan.

 

Kapolsek Teluk Pandan, Ipda Joko Feriyanto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal dan mendukung keberhasilan program tersebut.

 

“Melalui Program SADESAHE ini, kami dari Polsek Teluk Pandan bersama Bhabinkamtibmas akan terus hadir mendampingi masyarakat, khususnya kelompok tani, mulai dari proses penanaman hingga panen. Ini adalah bentuk nyata dukungan Polri dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah,” ujarnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program tersebut.

 

“Kami berharap dengan kerja sama yang baik, tanaman jagung yang ditanam dapat tumbuh optimal dan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat Desa Danau Redan,” tambahnya.

 

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Program SADESAHE dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan ketahanan pangan di wilayah Kutai Timur. (*)