Wabup Kukar Tinjau Proyek Infrastruktur dan Kesiapan RSUD Muara Badak dalam Safari Halal Bihalal

Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, melakukan safari kunjungan kerja ke dua kecamatan, yakni Anggana dan Muara Badak.

TENGGARONG – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, melakukan safari kunjungan kerja ke dua kecamatan, yakni Anggana dan Muara Badak, Rabu (1/4/2026). Selain agenda halal bihalal bersama masyarakat, kunjungan ini difokuskan pada peninjauan proyek jalan penghubung serta pengecekan fasilitas RSUD Aji Muhammad Idris (AMI).

Dalam kunjungannya ke Desa Kutai Lama, Anggana, Wabup Rendi meninjau langsung progres pembangunan jalan tembus Anggana – Muara Badak sepanjang 23,17 kilometer. Untuk tahun anggaran 2026, pengerjaan akan dilanjutkan sepanjang 2,7 kilometer melalui skema Bantuan Keuangan (Bankeu).

Rendi mengungkapkan bahwa saat ini sisa pekerjaan rumah (PR) jalan tersebut menyisakan sekitar 4,9 hingga 5 kilometer. Jika proyek ini rampung, akses mobilitas masyarakat akan terpangkas signifikan.

“Jika selesai, jarak 23 km itu hanya perlu waktu tempuh 30 menit. Akses dari Muara Badak menuju Anggana maupun Samarinda bisa ditempuh kurang dari satu jam. Ini manfaat besar yang kita kejar,” jelas Rendi.

Setelah dari Anggana, rombongan bertolak ke Muara Badak untuk meninjau kesiapan operasional RSUD Aji Muhammad Idris (AMI). Rendi menegaskan komitmen Pemkab Kukar di bawah kepemimpinan Bupati dr. Aulia Rahman Basri untuk menghadirkan fasilitas kesehatan standar tinggi yang setara dengan RSUD Parikesit.

Salah satu keunggulan yang disiapkan adalah fasilitas Medical Check-Up (MCU) yang mumpuni. Hal ini bertujuan agar para pekerja lokal yang membutuhkan syarat administrasi kesehatan untuk melamar ke perusahaan tidak perlu lagi jauh-jauh ke Samarinda.

“Warga Muara Badak, Marangkayu, dan Anggana tidak perlu khawatir. Fasilitas di sini dipastikan mumpuni. Kami ingin memastikan standar RSUD ini tidak kalah dengan rumah sakit lainnya,” tegasnya.

Di hadapan warga Anggana, Rendi juga memberikan pembaruan terkait program bantuan Rp 150 juta per RT per tahun. Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan program tahun ini akan dilakukan secara bertahap.

“Saat ini petunjuk teknis (juknis) masih dalam tahap pembahasan di Biro Provinsi dan Kemenkumham. Begitu selesai, segera kita laksanakan secara bertahap,” tambahnya.

Menutup rangkaian kegiatan, Wakil Bupati meresmikan “Apartemen Kepiting” di Toko Lima, Muara Badak. Rendi menyatakan bahwa safari Ramadan dan Idulfitri tahun 1447 Hijriah ini terasa spesial karena Pemkab berkomitmen menyambangi seluruh 20 kecamatan di Kukar.

“Tahun ini kami berkeliling ke 20 kecamatan untuk bertatap muka langsung sekaligus meninjau kondisi lapangan secara riil,” pungkas Rendi. (jul/*)