
Lolos Uji Ketat Bulog, Jagung Binaan Polsek Muara Bengkal Resmi Masuk Cadangan Pangan Kaltim
KUTAI TIMUR – Kepolisian Sektor (Polsek) Muara Bengkal, Polres Kutai Timur, kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Hal ini dibuktikan dengan pengawalan penyerahan hasil panen jagung dari lahan binaan di Kecamatan Batu Ampar ke Perum Bulog Samarinda, Selasa (10/2/2026).
Penyerahan hasil panen ini merupakan hasil kerja sama antara Polsek Muara Bengkal dengan PT Equalindo Makmur Alam (PT EMAS) dan masyarakat setempat. Sebanyak 115 kilogram jagung pipil kering diserahkan dan dinyatakan lolos uji kualitas oleh pihak Bulog.
Kapolsek Muara Bengkal, AKP Rahmat Hartoyo, menjelaskan bahwa jagung yang diserahkan memiliki kualitas yang sangat baik dan memenuhi standar ketat penerimaan logistik pangan.
“Alhamdulillah, hari ini kami menyerahkan hasil panen jagung binaan personel Polsek bersama PT EMAS dan warga Batu Ampar. Berdasarkan pemeriksaan petugas Bulog, jagung yang kami bawa memiliki kadar air 12,9 persen dengan tingkat aflatoksin 36 ppb. Artinya, kualitasnya sangat layak dan diterima sepenuhnya oleh Bulog,” ungkap AKP Rahmat Hartoyo.
Sementara itu, Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif Polsek Muara Bengkal dalam mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah hukumnya. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kontribusi Polri dalam menjaga stabilitas stok pangan daerah.
“Polri berkomitmen penuh mendukung ketahanan pangan. Apa yang dilakukan Polsek Muara Bengkal dengan membina petani dan perusahaan setempat untuk menyuplai jagung ke Bulog adalah langkah strategis. Ini membuktikan bahwa sinergi antara polisi, sektor swasta, dan masyarakat mampu menghasilkan produk pangan berkualitas,” tegas AKBP Fauzan Arianto.
Proses penyerahan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 09.30 WITA tersebut berjalan lancar. Hasil panen ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memenuhi cadangan jagung nasional, khususnya di wilayah Kalimantan Timur. (Caya/*)






