Keceriaan belajar sambil bermain Anak-anak TK Miftahul Jannah bersama Polisi Polres Kutim

Kutai Timur – Polres Kutai Timur (Kutim) menerima kunjungan profesi dari anak-anak TK Miftahul Jannah, Kecamatan Sangatta Utara, di Mako Polres Kutim, pada Rabu (4/2/2026) pagi.

Kegiatan dengan suasana penuh antusias dan keceriaan ini bertujuan mengenalkan tugas-tugas kepolisian sejak usia dini dan menanamkan nilai disiplin dan kesadaran hukum kepada anak-anak.

Sebanyak 74 siswa-siswi TK Miftahul Jannah didampingi 10 orang guru mengikuti kegiatan pengenalan tugas Polri, lingkungan Mako Polres, kendaraan dinas kepolisian, rambu-rambu lalu lintas, hingga edukasi pencegahan bullying.

Dalam kegiatan tersebut, anak-anak diberikan penjelasan ringan dan edukatif mengenai peran polisi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, pengenalan rambu lalu lintas juga disampaikan dengan metode interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak.

Kegiatan kunjungan profesi ini melibatkan personel dari Sat Binmas dan Sat Lantas Polres Kutim, di antaranya Kanit Kamsel Ipda Sasnural, Ps Kanit Binpolmas Aiptu M. A. Haqqi, Ba Unit Dikyasa Sat Lantas Aipda Nanang Kosem, Ba Unit Binkamsa Sat Binmas Bripka M. Amri Pakanta, Ba Unit Binpolmas Bripda Yoel B, serta personel dari Sie Humas dan Sat Lantas.

Kapolres Kutim AKBP Fauzan Arianto mengapresiasi terselenggaranya kegiatan kunjungan profesi tersebut. Ia menilai edukasi sejak dini menjadi langkah penting dalam membentuk karakter anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang disiplin, berani, dan taat aturan.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin menanamkan citra Polri sebagai sahabat anak. Anak-anak dikenalkan dengan tugas kepolisian secara humanis, sekaligus diberikan edukasi tentang tertib berlalu lintas dan pencegahan bullying sejak dini,” ujar AKBP Fauzan Arianto.

AKBP Fauzan Arianto menyampaikan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri, khususnya Polres Kutim dalam membangun kedekatan dengan masyarakat sejak usia dini.

“Kegiatan ini sebagai langkah awal sekaligus memberikan pemahaman kepada anak-anak kita tentang tertib berlalu lintas dan bahaya perundungan di lingkungan sekolah,” pungkasnya. (*)