
Peringatan Isra Mi’raj dan Nisfu Sya’ban di Islamic Center, Sekda Kaltim : Bangun Infrastruktur Harus Sejalan dengan Akhlak
SAMARINDA – Ribuan jemaah memadati Masjid Baitul Hikmah, Kompleks Islamic Center Baitul Muttaqien, dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut malam Nisfu Sya’ban. Hadir mewakili Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menyampaikan pesan penting terkait arah pembangunan mental dan spiritual daerah.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakannya, Sri Wahyuni mengawali dengan menyampaikan apresiasi mendalam kepada para tokoh agama dan alim ulama di Kalimantan Timur.
“Bapak Gubernur Rudy Mas’ud menitipkan salam takzim dan terima kasih. Peran para tokoh agama sangat vital dalam menjaga kerukunan serta menjadi pembimbing moral bagi masyarakat di Benua Etam,” ujar Sri Wahyuni.
Mengingat momentum Isra Mi’raj dan Nisfu Sya’ban yang jatuh berdekatan, Sekda menekankan bahwa kekuatan sebuah daerah bermula dari kekuatan spiritual masyarakatnya. Ia mengimbau para orang tua dan pendidik untuk memperkuat edukasi ibadah salat kepada generasi muda.
“Salat harus menjadi pondasi utama. Jika kita ingin mewujudkan Generasi Emas, maka nilai-nilai salat harus tertanam kuat sejak dini sebagai benteng anak-anak kita dari dampak negatif perkembangan zaman,” tegasnya.
Pesan utama yang ditekankan dalam sambutan tersebut adalah mengenai esensi pembangunan Kaltim. Menurutnya, kemajuan sebuah daerah tidak boleh hanya diukur dari kemegahan fisik semata.
“Pembangunan Kalimantan Timur bukan hanya soal infrastruktur seperti jalan dan gedung. Yang jauh lebih utama adalah bagaimana kita memperkuat akhlak. Jiwa masyarakatnya harus dibangun agar menjadi pribadi yang beradab dan berintegritas,” lanjut Sri Wahyuni.
Menjelang bulan suci Ramadan, Sri Wahyuni mengajak jemaah untuk memanfaatkan malam Nisfu Sya’ban dengan memperbanyak zikir dan meluruskan niat dalam bersilaturahmi. Ia menekankan dua poin penting bagi Jemaah, kegembiraan menyambut Ramadan dan menjaga persatuan
Menutup rangkaian sambutan, Sekda mengajak seluruh jemaah yang hadir untuk mendoakan keselamatan bagi Kalimantan Timur.
“Semoga Kaltim senantiasa dalam perlindungan Allah SWT, dijauhkan dari marabahaya, serta masyarakatnya hidup dalam kesejahteraan dan keberkahan,” pungkasnya.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut dilanjutkan dengan zikir bersama dan ceramah agama yang diikuti dengan antusias oleh jemaah yang datang dari berbagai penjuru Samarinda dan sekitarnya. (*)





