
Kejar Ketertinggalan, Anggota DPRD Usulkan Proyek Tahun Jamak Difokuskan ke Kecamatan Sandaran
Sangatta – Kecamatan Sandaran, salah satu wilayah di Kutai Timur (Kutim), dikenal sebagai daerah yang cukup terisolasi karena jaraknya yang jauh dan akses utamanya yang harus menggunakan transportasi laut. Kondisi ini disinyalir menjadi penyebab utama ketertinggalan pembangunan di Sandaran dibandingkan dengan kecamatan lain.
Menyikapi hal tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Akhmad Sulaiman, mengajukan usulan agar proyek tahun jamak (multiyears) yang akan dikerjakan dalam empat tahun ke depan (hingga 2028) difokuskan untuk mengatasi ketertinggalan pembangunan di Sandaran.
Dalam pembahasan proyek tahun jamak bersama Pemerintah Kabupaten, Akhmad Sulaiman mengajukan lima usulan proyek infrastruktur, yang sebagian besar adalah pembangunan jalan. Usulan ini juga merupakan aspirasi langsung dari masyarakat Sandaran.
“Usulan kami cukup banyak, karena Kecamatan Sandaran ini masih sangat tertinggal dibanding kecamatan lainnya di Kutim,” jelas Sulaiman. “Paling utama adalah pembangunan jalan Tanjung Mangkaliat sampai ke Tanjung Manis. Karena tertinggal, maka seharusnya, saatnya proyek tahun jamak fokus ke Sandaran.”
Ia menambahkan bahwa sebelum mengusulkan, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah terkait untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di wilayah tersebut.
Selain lima usulan proyek jalan, Sulaiman juga menyoroti kebutuhan infrastruktur vital lainnya, yakni pelabuhan. Mengingat Sandaran adalah daerah pesisir, ia merasa sangat ironis jika fasilitas pelabuhan tidak tersedia.
“Kecamatan dengan batas laut terpanjang di Kutim itu Sandaran. Karena itu ironi kalau tidak ada pelabuhan,” ujarnya. “Untuk itu kami berharap dibangunkan pelabuhan di Manubar.”
Meskipun usulan tersebut telah disampaikan, Sulaiman mengaku realistis mengingat kondisi anggaran APBD Kutim yang terus mengalami penurunan. Namun, ia tetap berharap usulan-usulan tersebut disetujui dan dapat dibangun selama periode proyek tahun jamak tersebut. (*/ADV)






