Pemkab Kukar Gelar Safari Subuh ke-301 di Masjid Muhammadiyah Al-Hikmah

 

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) melanjutkan agenda rutin Safari Subuh mereka, yang kali ini memasuki edisi ke-301. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Muhammadiyah Al-Hikmah, Tenggarong, pada Selasa, 30 September 2025.

Acara dipimpin oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda, Dafip Haryanto, dan dihadiri oleh berbagai unsur penting. Mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, MUI, Kemenag Kukar, hingga perwakilan perangkat daerah, KUA, camat, lurah, dan direksi perusahaan daerah. Turut hadir pula tokoh pencetus Safari Subuh, Edi Damansyah, serta berbagai organisasi masyarakat, pemuda, dan Muhammadiyah.

Sebagai penceramah, hadir K.H. Muhammad Jazir, Ketua Dewan Syuro Takmir Masjid Jogokariyan, Yogyakarta.

Dalam sambutannya yang mewakili Bupati, Dafip Haryanto menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas. Ia menyebutnya sebagai ikhtiar untuk memperkuat Ukhuwah Islamiyah, menyegarkan iman, dan menjalin silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat.

“Sinergi antara pemerintah dan para pemuka agama adalah kunci, Pemerintah bertugas menyejahterakan rakyat melalui program pembangunan, sementara para ulama dan tokoh masyarakat membimbing dan membangun akhlak umat. Keduanya harus berjalan beriringan untuk mewujudkan masyarakat Kukar yang maju secara materi dan mulia dalam akhlak serta takwa.” Ujarnya

Pemkab Kukar menyampaikan apresiasi kepada pengurus dan jemaah Masjid Al-Hikmah yang telah menjadi tuan rumah dengan baik. Selain itu, mereka merasa terhormat bisa mendengarkan langsung tausiyah dari K.H. Muhammad Jazir.

Dafip juga menambahkan bahwa memulai hari dengan salat subuh berjamaah mengajarkan disiplin, keikhlasan, dan kebersamaan. Ia berharap semangat ini bisa menjadi energi pendorong dalam setiap langkah pengabdian.

“Pemkab Kukar tidak dapat berjalan sendiri. Kami butuh doa, dukungan, dan kritik yang membangun dari seluruh elemen masyarakat. Semoga ikatan hati kita makin kuat, langkah kita makin sinkron, dan cita-cita untuk membangun Kukar yang sejahtera dan berakhlak mulia dapat segera terwujud.” Tutupnya (*)