
DPRD Kutim Dorong Pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif
SANGATTA — Anggota Komisi B DPRD Kutai Timur, Yusril Yusuf, menyoroti belum adanya perangkat daerah (OPD) khusus yang menangani sektor ekonomi kreatif di Kutai Timur. Menurutnya, hal ini membuat arah pembangunan di bidang tersebut menjadi tidak terfokus.
“Padahal, Kementerian Ekonomi Kreatif dan Kementerian Dalam Negeri sudah mengeluarkan panduan terkait pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif di daerah,” kata Yusril di Gedung DPRD, Rabu (17/9/2025).
Menurut Yusril, meskipun visi dan misi Bupati Kutim sudah mengarah pada pengembangan ekonomi kreatif, implementasi programnya di level OPD belum terlihat secara spesifik.
“Visi dan misi Bupati tidak tertuang secara konkret dalam Rencana Kerja (Renja) SKPD. Programnya cenderung tidak mengkerucut atau tidak fokus,” jelasnya.
Yusril berharap pembentukan Dinas Ekonomi Kreatif akan menjadi solusi konkret. Dengan adanya lembaga tersendiri, program pembangunan akan lebih terpusat dan mudah dievaluasi. Ia juga menolak gagasan penggabungan dinas ini dengan OPD lain seperti pariwisata atau UMKM, karena dinilai tidak ideal.
“Bagusnya dinas tersendiri karena akan lebih fokus pada pengembangan ekonomi kreatif nasional dan lebih mudah mencari jalur komando dengan kementerian pusat,” tutupnya. (Caya/*)





