
Sinar Baru di Pohon Beringin, “Adik” Guru Suhaimi, Bidik Kursi Ketua Golkar Kutim
Sangatta – Sosok Sayid Anjas, yang dikenal sebagai seorang politisi muda dengan rekam jejak yang dikenal energik, secara resmi menyatakan kesiapannya untuk maju sebagai calon Ketua DPD II Partai Golkar pada Musyawarah Daerah (Musda) mendatang. Langkah ini bukan sekadar manuver politik biasa, melainkan cerminan dari dinamika internal partai Golkar.
Keputusan Anjas untuk mencalonkan diri mendapat respons positif dari beberapa kalangan, baik dari sesepuh partai golkar hingga tokoh masyarakat. Salah satu tokoh senior H Sutiman, mendukung niat baik tersebut.
Menurut H. Sutiman, bahwa berdasarkan AD/RT Golkar yang diputuskan pada Munas 2020, salah satu syarat untuk masuk nominasi adalah menjadi pengurus partai di tingkat kecamatan atau DPD selama minimal satu periode terakhir. Ia menyebutkan bahwa Sayid Anjas memenuhi syarat tersebut karena sudah menjabat dua kali sebagai pengurus DPD.
“Saya berharap nanti DPD pada waktu pleno juga harus tegas. Yang tidak punya hak, tolong jangan dicalonkan. Contoh, dia tidak pernah menjadi pengurus partai selama 5 tahun terakhir,” ujar H. Sutiman.
Di mata masyarakat, nama Anjas cukup dikenal baik dengan berkat rekam jejaknya. Salah satunya datang dari ulama karismatik di Kota Sangatta yakni Guru Suhaimi, ia mengaku sangat dekat dengan sayid anjas bahkan ia menyebut Sayid Anjas sebagai “adik” dan memuji karakternya yang jujur dan pekerja keras.
Menurut Guru Suhaimi, kejujuran adalah hal terpenting dalam diri seorang pemimpin. “Yang penting itu jujur, bagus orangnya,” ujarnya. Ia percaya bahwa kejujuran akan menjadi landasan yang kuat bagi Sayid Anjas dalam memimpin dan melayani masyarakat.
Terkait pencalonan Sayid Anjas sebagai Ketua Golkar, Guru Suhaimi memberikan restu dan dukungannya. “Bagus. Kalau orang jujur walau bagaimana kan lebih bagus,” tegasnya. Ia optimis bahwa dengan kejujuran yang dimilikinya, Sayid Anjas akan mampu membawa perubahan positif bagi partai dan masyarakat.
Sementara itu, Sayid Anjas mengaku sangat terharu dengan dukungan yang diberikan, terutama karena hal itu menunjukkan kepercayaan dan dukungan yang besar terhadap dirinya. Bahkan menurutnya dukungan yang ia terima melebihi ekspektasinya. “Yang pasti yang pertama saya terharu ya. Tadi konsepnya berbeda dan ternyata yang didapat juga berbeda. Terharunya ternyata tokoh-tokoh ini sangat men-support saya.” ungkapnya
Dukungan tersebut dianggap Anjas sebagai penguatan besar untuk melangkah maju. Ia menegaskan kembali tekadnya untuk mencalonkan diri sebagai ketua, mendapatkan restu 100% dari para senior. “Ini penguatan bagi saya. Saya pengin restu 100% untuk maju sebagai kandidat calon ketua Golkar ke depan.” pungkasnya (*)





