Siap Maju Pimpin Golkar Kutim, Sayid Anjas Anggap Restu Orang Tua sebagai Kekuatan 100%

SANGATTA – Suasana kehangatan dan haru menyelimuti acara sarasehan dan silaturahmi bersama Sayid Anjas, di Hotel Royal Victoria Sangatta, pada Rabu (10/9/2025) malam. Acara yang digagas oleh para pendukung dan simpatisan ini menjadi momen istimewa bagi Sayid Anjas, yang juga menjabat sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar dan Wakil Ketua 1 DPRD Kabupaten Kutai Timur (Kutim). Sarasehan tersebut dihadiri sejumlah tokoh berpengaruh di Golkar, di antaranya H. Sutiman, H. Awing, H. Rustam, H. Sakka, serta tokoh masyarakat Harpandi, dan Ordiansyah.

Dalam sambutannya, Sayid Anjas mengaku sangat terharu dan tak menyangka dengan kehadiran para orang tua yang memadati ruangan. “Luar biasa malam ini. Saya enggak bisa bicara lagi. Saya tadi hampir blank. Ini di luar ekspektasi saya. Saya terima kasih kepada teman-teman yang mengarahkan acara ini,” ucapnya dengan mata berkaca-kaca.

Ia menekankan betapa langka dan berharganya momen berkumpulnya para orang tua ini. Bagi Sayid, kebahagiaan mereka adalah energi yang tak ternilai. “Momen ini sangat jarang. Mereka ketemu, bercerita, bahagia. Momen itu yang orang tua kalau bahagia itu, ah luar biasa,” ujarnya. Ia percaya, memuliakan orang tua akan membawa keberkahan. “Kalau kita memuliakan orang tua, kita mengambil tuahnya. Mudah-mudahan kita ini bisa bertuah kayak sidin-sidin (beliau-beliau) ini semuanya.” ucapnya

Diakuinya, acara yang awalnya hanya bertujuan untuk bersilaturahmi ini berubah menjadi ajang pernyataan niat politik Sayid Anjas. Meski sudah bertemu dengan berbagai pihak dan berdiskusi, ia mengaku masih 90% mantap untuk maju sebagai calon ketua DPD II Partai Golkar Kutim. Sepuluh persen sisanya, ia serahkan dan mohonkan restunya dari para orang tua yang hadir.

“Saya nyatakan siap maju, tetapi saya pulang itu masih 90%. Malam hari ini di momen yang baik ini saya nyatakan ke kita semua, saya masih 90% menyatakan maju, belum 100%,” tegasnya.

Namun, ia meyakini bahwa 10% restu dari para orang tua itu memiliki kekuatan luar biasa yang dapat membalikkan 90% keraguannya. “Jangan salah, 10% ini bisa membalik 90% itu bagi saya. Kalau orang tua ini bilang ‘jangan’, tidak mungkin saya bisa melangkah. Tapi kalau dia bilang ‘maju’, tegas, betul. Malam hari ini, izin ayahanda saya, orang tua saya, saya mohon restu. Saya mohon nasihat. Jadikan niat saya ini jadi 100% maju,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Sayid Anjas juga bercerita tentang perjalanannya. Ia mengenang nasihat berharga yang ia terima, yang membuatnya memilih jalan politik. “Jas, kalau kamu usaha itu kamu saja. Tapi kalau di politik kamu bisa banyak membantu orang,” kenangnya.

Nasihat tersebut selaras dengan keyakinannya pada hadis “Khairunnas anfa’uhum linnas,” yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain. Sayid berharap dengan berpolitik, ia bisa menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Mudah-mudahan dengan saya menggeluti politik dengan baik, saya bisa menjadi sebaik-baiknya manusia dan bisa bermanfaat kepada orang lain. Itulah nasihat-nasihat orang tua yang selalu menjadi semangat bagi saya,” tutupnya.

Di akhir acara, Sayid Anjas kembali menegaskan bahwa ia tidak akan melangkah tanpa restu dari para orang tua. “Saya mohon juga teman-teman dan terus tuh, teman-teman yang sekolega dengan saya untuk bisa membantu saya. Saya butuh nasihat, butuh juga masukan selama yang tua-tua ini masih hidup. Kita jangan sampai lupa terus nasihat karena siapa tahu dalam perjalanannya kami yang muda-muda ini bisa saja khilaf, miring-miring. Supaya kita bisa jalan lurus, itu harus ada orang tua yang ada di samping-samping kita memberi nasihat,” pungkasnya. (Caya/*)