
Pastikan Kebutuhan Dasar Terpenuhi, Bupati Ardiansyah Sulaiman Kunjungi IPA di Teluk Pandan
TELUK PANDAN – Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman meninjau langsung instalasi pengolahan air (IPA) berkapasitas 250 liter per detik yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Perumahan Rakyat (DPUPR). IPA ini berlokasi di Desa Suka Rahmat, Kecamatan Teluk Pandan.
Kunjungan pada Kamis, 4 September 2025, ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur penting tersebut dalam menyediakan air bersih bagi masyarakat.
Dalam peninjauannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman didampingi sejumlah pejabat, termasuk Direktur Utama Perumda Tirta Tuah Benua (TTB) Suparjan dan Kepala DPUPR Kutim Joni Setia Abdi, serta perwakilan DPUPR Kaltim. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan proyek berjalan lancar dan sesuai target.
IPA ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat di wilayah pesisir Kutim. Dengan kapasitas yang besar, IPA ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan air bersih bagi ribuan kepala keluarga di Kecamatan Teluk Pandan dan sekitarnya.
Bupati Ardiansyah Sulaiman menyampaikan apresiasinya atas progres pembangunan IPA. Ia menekankan bahwa infrastruktur air bersih sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
“Air bersih adalah kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Dengan adanya IPA ini, kita berharap masyarakat Teluk Pandan dapat menikmati air bersih yang berkualitas dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama Perumda TTB Kutim Suparjan menjelaskan bahwa IPA ini menggunakan teknologi pengolahan air modern yang menghasilkan air bersih sesuai standar kesehatan. Air baku yang digunakan berasal dari sumber air permukaan di sekitar Desa Suka Rahmat.
“Diharapkan dengan beroperasinya IPA ini, masalah kekurangan air bersih yang selama ini dialami masyarakat Teluk Pandan dapat teratasi. Selain itu, ketersediaan air bersih yang memadai juga akan berdampak positif pada sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi di wilayah tersebut,” tegas Suparjan.
Pemerintah Kabupaten Kutim berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur air bersih di seluruh wilayahnya. Selain IPA di Teluk Pandan, pemerintah daerah juga berencana membangun IPA-IPA baru di wilayah lain yang masih kesulitan air bersih. Melalui upaya berkelanjutan, diharapkan seluruh masyarakat Kutim dapat menikmati akses air bersih yang merata dan berkualitas. (*)






