Pemprov Kaltim Siap Bangun Tiga Unit Sekolah Baru di Sangatta Mulai 2026

Sangatta, – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur (Kutim), Jimmi, menyampaikan keprihatinannya terhadap terbatasnya kapasitas Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kutim, khususnya di Sangatta. Hal ini disampaikannya usai melakukan kunjungan ke Kantor DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) belum lama ini, guna membahas solusi atas persoalan tersebut.

 

Menurut Jimmi, lonjakan jumlah penduduk di Kutim turut berdampak pada meningkatnya kebutuhan dasar masyarakat, termasuk akses terhadap pendidikan SMA.

 

“Kutim memiliki persoalan dengan jumlah populasi yang semakin bertambah. Akibatnya, kebutuhan dasar akan akses pendidikan juga menjadi prioritas,” ungkapnya kepada media belum lama ini.

 

Ia menyebutkan bahwa hasil rapat bersama pihak provinsi mencatat adanya sekitar 600 siswa di Kutim yang belum tertampung di sekolah negeri pada tahun ajaran baru ini.

 

“Ya, itu PR yang kita sudah sampaikan ke provinsi. Provinsi punya tekad untuk membangun lebih banyak lagi bangunan sekolah di Sangatta Utara dan Selatan,” jelas Jimmi.

 

Sebagai tindak lanjut, Pemprov Kaltim merencanakan pembangunan tiga unit sekolah baru, yang tersebar di Sangatta Selatan 1 sekolah dan Sangatta Utara 2 sekolah.

 

Pembangunan sekolah ini dijadwalkan akan dimulai pada tahun 2026, baik di Sangatta Utara maupun Sangatta Selatan.

 

“Kalau untuk rencananya ada tiga bangunan sekolah satu di Sangatta Selatan, dua di Sangatta Utara. Insyaallah pembangunannya dimulai tahun 2026,” pungkas Jimmi. (Kiki/*)