Belum Puas, DPRD Kutim Jadwal Ulang Pemanggilan Dinas PUPR Terkait Proyek Tahun Jamak

Kaltim, Parlementaria978 Dilihat

Sangatta, – Pertemuan antara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) pada Senin (10/6/2024) tampaknya belum memuaskan.

Pasalnya, DPRD tidak mendapatkan jawaban yang jelas atas pertanyaan mereka, terutama terkait dengan kemajuan proyek tahun jamak.

Lebih parah lagi, Kepala Dinas PUPR Kutim, M Muhir, tidak hadir dalam pertemuan tersebut dengan alasan sakit. Akibatnya, DPRD Kutim tidak mendapatkan gambaran yang utuh tentang proyek tahun jamak.

Ketidakpuasan ini mendorong DPRD Kutim untuk kembali memanggil Dinas PUPR. DPRD mewajibkan Kepala Dinas PUPR M Muhir untuk hadir dalam pertemuan berikutnya.

“Dalam pertemuan dengan PUPR, pertanyaan kami tidak ada yang terjawab, terutama tentang kemajuan proyek tahun jamak, yang datang hanya Kabid-kabid, tapi mereka tidak memiliki data yang lengkap. Sementara Kepala Dinasnya tidak hadir,” Kata Wakil Ketua DPRD Kutim Asti Mazar, didampingi Wakil Ketua II Arfan, usai memimpin pertemuan.

Asti menegaskan bahwa DPRD ingin Kepala Dinas PUPR hadir secara langsung untuk menjawab pertanyaan masyarakat terkait kemajuan proyek tahun jamak.

“Mereka yang semangat mempresentasikan proyek tahun jamak agar dianggarkan, sehingga DPRD menyetujui anggarannya. Bahkan mereka meyakinkan kami bahwa proyek tersebut bisa selesai tepat waktu, tahun 2024. Oleh karena itu, mereka harus mempresentasikan progresnya di depan DPRD,” tegas Asti.

Karena itu, DPRD memberi waktu kepada Dinas PUPR untuk menentukan kapan pertemuan berikutnya akan diadakan, dengan memastikan kehadiran Kepala Dinas PUPR.

“Kalau Kepala Dinas PUPR tidak hadir lagi, kami akan lapor ke Bupati, sebagai atasan mereka,” tegasnya

Selain pertemuan lanjutan, DPRD Kutim juga berencana untuk meninjau langsung kemajuan proyek-proyek tahun jamak. Hal ini dilakukan untuk memverifikasi data yang disampaikan oleh Dinas PUPR dalam pertemuan berikutnya. (*/ADV)

Berita Terbaru