Dinas Koperasi dan UKM Kutim Gelar Pelatihan Perizinan Usaha bagi 30 Pelaku UMKM

Sangatta,– Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menggelar Pelatihan Perizinan Usaha bagi 30 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dari 7 Kecamatan di Kutim. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 5 hingga 7 Juni 2024, di Hotel MS, Sangatta. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutim, Teguh Budi Santoso yang ditandai dengan pengalungan kartu peserta kepada perwakilan UMKM.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman para pelaku UMKM mengenai pentingnya perizinan usaha serta memberikan panduan dalam proses pengajuan izin. Dengan memiliki izin usaha yang lengkap, diharapkan UMKM dapat beroperasi secara legal, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan membuka peluang lebih luas untuk pengembangan bisnis.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutim, Teguh Budi Santoso, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Kutim.

“Kita sebagai pemerintah kita ingin memberikan afirmasi kepada pelaku UMKM sebagai bentuk kepedulian pemerintah dalam mendorong pertumbuhan dan perkembangan UMKM di Kutim,” kata Teguh Budi Santoso kepada media usai membuka Pelatihan Perizinan Usaha bagi 30 pelaku UMKM. Rabu (5/6/2024)

Telebih menurut Teguh Budi Santoso , masih banyak pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang belum memiliki izin usaha. Hal ini menjadi salah satu kendala bagi mereka untuk mengembangkan usahanya.

“Kalau terkait datanya saya kurang tahu persis berapa jumlah sebenarnya. Tapi ini nanti bisa di konfirmasi ke Kepala Bidang terkait. Tapi kalau tidak salah kita memiliki sebanyak 12.000 pelaku UMKM. Dari 12.000 itu, berapa yang sudah memiliki izin kita belum tahu angka pastinya,” terangnya.

Oleh karena itu, melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku UMKM dapat memahami betapa pentingnya perizinan usaha. Bukan hanya sekadar kewajiban secara administratif, melainkan juga memberikan perlindungan hukum dan meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk atau jasa yang ditawarkan para pelaku UMKM. (*/ADV)

 

Berita Terbaru