Koperasi dan UKM Wajib Ambil Peluang Usaha di Kutim

Sangatta…Sejumlah proyek pembangunan yang ke depan akan memiliki imbas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, dipastikan segera hadir di Kutai Timur. Proyek pembangunan tersebut di antaranya, pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus Maloy, Batota dan Trans Kalimantan serta penyelesaian pembangunan Pelabuhan Laut Kenyamukan Sangatta. Tentunya jika kedua proyek ini rampung dan berjalan, maka akan ada ribuan peluang usaha potensial yang bisa dikelola, mulai dari pelaku usaha makro hingga usaha mikro.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kutai Timur, Muhammad Husaini mengatakan peluang usaha yang nantinya dihadirkan seiring dengan berfungsinya KEK MBTK dan Pelabuhan Kenyamukan Sangatta, jangan sampai disia-siakan oleh pelaku usaha yang ada di Kutim. Tidak terkecuali Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah , juga wajib menangkap peluang usaha yang ada.

Seperti KEK MBTK, ke depan akan berkembang hilirisasi industri dari sejumlah pengolahan bahan baku yang ada di Kutim. Seperti pengolahan minyak mentah kelapa sawit yang langsung diolah menjadi produk jadi minyak goreng hingga sabun. Belum lagi pengolahan karet mentah menjadi produk jadi karet. Tentunya kesemua ini bisa menjadi peluang usaha, yang jika dimanfaatkan akan mendatangkan keuntungan bagi pelaku usaha dan pelaku bisnis. Baik yang bergerak dalam bidang jasa maupun manufaktur.

Lebih jauh dikatakan Husaini, jika koperasi dan UKM di Kutim ingin ambil bagian dalam kegiatan usaha tersebut, tentunya harus terus meningkatkan skill atau kemampuan dan potensi yang dimiliki, sehingga ada daya saing dan daya jual. Termasuk bagaimana meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) selaku pengelola koperasi dan UKM.