Perjelas Status Aset, Pemkab Kutim Audit Khusus Perusda KTI

Sangatta. Tidak ingin pusing dan terkesan bermain-main dengan kejelasan status Perusahaan Milik Daerah (Perusda) PT Kutai Timur Investama (KTI), Pemerintah Kutim melalui tim penanganan aset yang ada dibawah kendali BPKAD (Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah) Kutim, segera melakukan audit khusus terhadap KTI beserta seluruh aset yang dimilikinya, termasuk PLTGB (Pembangkit Listrik Tenaga Gas Batubara) Kabo Jaya. Demikian diungkapkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kutim, Irawansyah saat ditemui di ruang kerjanya.

Dikatakan, melalui BKPAD Kutim, tim penanganan aset tengah melakukan pendataan aset-aset yang dimiki Pemkab Kutim, termasuk dengan aset Perusda yang selama ini ada dibawah Pemkab Kutim. yakni Perusda KTI. Khusus untuk KTI, tim akan melihat sejauh mana keabsahan dari kepemilikan aset-aset yang ada. Sebab, hingga saat ini tim likuidasi yang sebelumnya melakukan pendataan aset KTI, belum ada secara tegas menyerahkan hasil audit KTI.

Lanjut Irawansyah, Perusda KTI yang ada sekarang harus lebih dahulu melanjutkan penyelesaian sejumlah permasalahan yang ditinggalkan oleh pengelola sebelumnya. Seperti penyelesaian hutang pajak dan hutang-hutang kepada pihak ketiga, sambil menunggu selesainya pekerjaan tim likuidasi. Hal ini dikarenakan Pemkab Kutim menginginkan audit khusus untuk Perusda KTI, khususnya audit bagi PLTGB. Akan dilihat seberapa besar nilai yang bisa diselamatkan dari pembangkit listrik yang gagal dibangun tersebut dan kini hanya tinggal rongsoknya saja.

Ditambahkan Irawansyah, dengan adanya audit khusus pada PLTGB, maka jika nantinya ada tuntutan terhadap KTI maupun PLTGB, sudah ada kejelasan status hukumnya. Belum lagi hingga saat ini masih ada upaya tarik menarik kewenangan pengelolaan dari PT Kutai Mitra Energi Baru (KMEB) yang merupakan bentukan atau anak perusahaan PT KTI. Namun tentu jika KMEB ingin melanjutkan pengelolaan PLTGB serta menguasai seluruh aset KTI, maka perlu terlebih dahulu mendapatkanpersetujuan Pemkab Kutim.

Posting Terkait

Berita Terbaru

Berita Terbaru