Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman Tekankan Integritas dan Disiplin Kerja

Foto : Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman saat memberikan sambutan dalam acara pengangkatan dan pengambilan sumpah janji PNS, penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS, serta pelantikan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tahun 2026

Sangatta -Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa pengambilan sumpah janji Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta pelantikan pejabat fungsional bukan sekadar kegiatan seremonial atau formalitas administratif, melainkan ikrar dan komitmen moral dalam menjalankan tanggung jawab sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal tersebut disampaikan Ardiansyah saat memberikan sambutan dalam acara pengangkatan dan pengambilan sumpah janji PNS, penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS, serta pelantikan jabatan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, pada Senin (26/10/2026).

“Status PNS bukan semata-mata tentang kepastian karier dan kesejahteraan, tetapi amanah untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Ardiansyah di hadapan peserta pelantikan.

Dalam kesempatan itu, Ardiansyah mengungkapkan rasa syukurnya karena seluruh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berhasil lulus 100 persen dan resmi diangkat menjadi PNS dengan hak gaji penuh. Ia meminta para pegawai menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta mengikuti prosedur manajemen talenta dalam pengembangan karier.

Lebih lanjut, Bupati memberikan peringatan tegas terkait kedisiplinan kerja. Ia meminta para pegawai bekerja secara tulus untuk memberikan solusi bagi masyarakat, bukan sekadar menggugurkan kewajiban atau memanipulasi kehadiran seperti mengisi presensi pagi lalu meninggalkan ruangan hingga jam pulang.

“Saya berharap kepada atasan langsung untuk memberikan pengawasan. Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Jangan menyalahgunakan work from home, ternyata malah berada di Pantai Teluk Lingga, kafe, atau warung,” tegasnya.

Ardiansyah juga menginstruksikan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kutim agar senantiasa memegang nilai BerAKHLAK, menjaga loyalitas, netralitas, etika, serta mampu beradaptasi cepat tanpa memilih-milih tempat penugasan demi menjaga marwah keluarga dan institusi Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. (*)