
Ratusan Pegawai Pemkab Kutim Jalani Sumpah PNS Baru dan Pelantikan Jabatan Fungsional
Sangatta – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menyelenggarakan acara pengangkatan dan pengambilan sumpah/janji Pegawai Negeri Sipil (PNS), serta pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan fungsional tahun 2026. Kegiatan yang dirangkai dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS ini berlangsung di Ruang Meranti, Kantor Bupati Kutim, pada Senin (26/10/2026).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kutim, Misliansyah, dalam sambutannya melaporkan rincian peserta yang mengikuti agenda kepegawaian tersebut. Berdasarkan data penetapan SK, tercatat sebanyak 214 orang menerima SK 100 persen dalam pengangkatan CPNS menjadi PNS, sedangkan peserta pengambilan sumpah/janji PNS berjumlah 217 orang.
Selain pengangkatan dan pengambilan sumpah PNS, agenda ini juga mencakup pelantikan pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Kutim.
“Untuk pelantikan jabatan fungsional, rinciannya terdiri dari pengangkatan pertama sebanyak 208 orang dan perpindahan ke jabatan fungsional sebanyak 17 orang,” ujar Misliansyah saat menyampaikan laporan di hadapan Bupati Kutai Timur dan jajaran pejabat yang hadir.
Misliansyah menerangkan, kegiatan ini dimaksudkan untuk melaksanakan kewajiban manajemen kepegawaian sesuai ketentuan perundang-undangan bagi CPNS yang telah memenuhi syarat untuk diangkat menjadi PNS, serta bagi pejabat fungsional yang dilantik.
“Tujuannya adalah memberikan kepastian status kepegawaian melalui penyerahan SK PNS 100 persen, sekaligus mewujudkan ikrar dan komitmen moral ASN dalam menjalankan tugas dinas melalui pengambilan sumpah atau janji PNS dan jabatan fungsional,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman dalam arahannya menegaskan bahwa pengambilan sumpah dan pelantikan ini bukan sekadar kegiatan seremonial atau formalitas administratif, melainkan komitmen moral yang wajib dipegang teguh oleh setiap Aparatur Sipil Negara (ASN). Ia turut mengapresiasi seluruh CPNS yang berhasil lulus 100 persen menjadi PNS tanpa kendala.
“Dengan diangkatnya Saudara-saudara sebagai PNS, maka bertambah pula tanggung jawab yang diemban. Status sebagai PNS bukan semata-mata tentang kepastian karier dan kesejahteraan, tetapi amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan negara,” tegas Ardiansyah.
Lebih lanjut, Ardiansyah mengingatkan bahwa kepuasan masyarakat atas layanan publik merupakan tolok ukur keberhasilan kerja ASN. Oleh karena itu, ia menuntut seluruh pegawai yang baru dilantik untuk menerapkan nilai dasar ASN BerAKHLAK, menjaga loyalitas, netralitas, serta disiplin kerja yang tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyoroti pentingnya pengawasan disiplin kehadiran dan kinerja oleh atasan langsung. Ia mewanti-wanti agar tidak ada pegawai yang sekadar menggugurkan kewajiban dengan mengisi daftar hadir pada pagi dan sore hari namun meninggalkan ruang kerja pada jam dinas, ataupun menyalahgunakan kebijakan kerja fleksibel (Work From Home/Work From Anywhere).
“Laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Jangan hanya memikirkan formalitas hadir lalu pulang, tetapi di ruangan tidak ada. Saya berharap atasan langsung memberikan pengawasan ketat agar hal seperti ini tidak terjadi lagi. Berikan solusi, bukan sekadar menambah persoalan,” ujarnya.
Terkait pengembangan karier, Ardiansyah menjelaskan bahwa seluruh PNS saat ini wajib mengikuti sistem manajemen talenta. Ia mendorong para pejabat fungsional dan PNS baru untuk terus belajar, beradaptasi dengan perkembangan teknologi, serta mengikuti berbagai pelatihan guna meningkatkan kompetensi dari kotak 1 hingga kotak 9 dalam peta manajemen talenta.
Menutup sambutannya, Ardiansyah meminta seluruh ASN menjaga marwah pribadi, keluarga, dan nama baik institusi Pemkab Kutim, serta siap ditempatkan di mana saja tanpa memilih-milih jabatan.
“Jadikan setiap tugas sebagai bentuk pengabdian dan tanggung jawab sebagai amanah. Jadilah ASN yang profesional, berintegritas, dan adaptif yang mampu dengan cepat menyesuaikan tugas demi mewujudkan Kutai Timur yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya. (*)





