
Polres Kutim Edukasi Pelajar SMAN 1 Sangatta Terkait Bahaya Bullying dan Hoaks
Sangatta – Satuan Pembinaan Masyarakat (Satbinmas) Polres Kutai Timur menggelar program Polisi Peduli Pendidikan dengan menjadi inspektur upacara di SMA Negeri 1 Sangatta, Kecamatan Sangatta Utara, Senin (19/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti sekitar 950 siswa serta guru dan tenaga pendidik.
Kasat Binmas Polres Kutai Timur, AKP Rahmat Hartoyo, bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kedisiplinan, cinta tanah air, serta wawasan kebangsaan kepada para pelajar.
Dalam amanatnya, Rahmat menekankan pentingnya membangun karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjaga perilaku, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus memiliki disiplin, rasa tanggung jawab, serta semangat cinta tanah air. Kami mengajak seluruh siswa untuk menjaga ketertiban, menghormati guru, berbakti kepada orang tua, dan memilih pergaulan yang positif,” ujar Rahmat.
Ia juga mengingatkan para siswa agar tidak menganggap perundungan atau bullying sebagai hal sepele. Menurutnya, tindakan mengejek, mengintimidasi, mengucilkan, maupun melakukan kekerasan terhadap teman dapat berdampak buruk bagi korban dan mengganggu lingkungan belajar.
“Jangan melakukan bullying terhadap teman, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Bangun pertemanan yang sehat, saling menghargai, dan berani menyampaikan kepada guru apabila mengetahui adanya tindakan perundungan di sekolah,” tegasnya.
Selain itu, Rahmat mengajak pelajar untuk bijak menggunakan media sosial. Siswa diminta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, tidak ikut menyebarkan hoaks, serta tidak terprovokasi isu yang dapat memicu perselisihan.
Menurutnya, kemampuan memilah informasi menjadi hal penting di tengah derasnya arus informasi digital. Pelajar diharapkan mampu menggunakan media sosial untuk kegiatan positif, mendukung pendidikan, dan memperluas wawasan.
Dalam kesempatan tersebut, Satbinmas Polres Kutim juga mengajak warga sekolah menerapkan Gerakan Indonesia ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, dan Indah. Gerakan ini diharapkan dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap kebersihan, kesehatan, keamanan, serta kenyamanan lingkungan sekolah.
“Sekolah harus menjadi tempat yang aman, sehat, bersih, dan nyaman untuk belajar. Kami mengajak seluruh siswa dan tenaga pendidik bersama-sama mewujudkan Gerakan Indonesia ASRI, menjaga lingkungan, serta berperan aktif menciptakan situasi yang tertib dan kondusif,” tambah Rahmat.
Kegiatan tersebut turut diikuti personel Satbinmas Polres Kutim, yakni Aiptu M.A. Haqqi, Aiptu Purwanto, Aiptu Yoyok Nawalata, Briptu M. Hilmi, Bripda Edwin Mari P., dan Bripda Weigel Romon.
Program Polisi Peduli Pendidikan ini menjadi salah satu upaya Polres Kutim membangun kedekatan dengan kalangan pelajar sekaligus menanamkan kesadaran hukum sejak dini.
Melalui edukasi langsung di sekolah, kepolisian berharap siswa dapat menjadi pelopor ketertiban, menolak perundungan, serta menggunakan teknologi dan media sosial secara bertanggung jawab. (*)





